kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45736,73   34,31   4.88%
  • EMAS931.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Ketentuan lama tak relevan, ini alasan OJK terbitkan POJK konsolidasi perbankan


Selasa, 24 Maret 2020 / 20:24 WIB
Ketentuan lama tak relevan, ini alasan OJK terbitkan POJK konsolidasi perbankan
ILUSTRASI. Pemenuhan modal disetor bagi pembentukan bank baru minimal Rp 3 triliun.

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merilis Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2020 tentang konsolidasi bank umum. Dikeluarkannya aturan ini antara lain sebagai langkah regulator untuk memperkuat struktur ketahanan dan ketahanan industri perbankan sekaligus mendorong industri perbankan agar lebih efisien.

Dalam keterangan resmi OJK, ada beberapa poin penting dalam POJK tersebut. Pertama, dalam pengaturan modal inti minimum saat ini yaitu minimal Rp 100 miliar dipandang OJK saat ini sudah tidak relevan. Apalagi, persyaratan yang berlaku saat ini pemenuhan modal disetor bagi pembentukan bank baru minimal Rp 3 triliun.

Baca Juga: Sah, OJK rilis POJK konsolidasi perbankan

Pun, ketentuan yang mewajibkan kepemilikan tunggal (single presence policy) melalui penggabungan atau peleburan tidak fleksibel, terutama bagi pemegang saham pengendali (PSP) untuk melakukan aksi korporasi. Semisal, ketentuan tersebut jelas mempersulit PSP untuk melakukan pengambilalihan bank untuk pemberdayaan bank kecil, sekaligus dalam upaya penyelamatan bank bermasalah.

Nah, melalui aturan main konsolidasi bank ini OJK berharap bank-bank akan mampu menghadapi tuntutan inovasi produk dan layanan berbasis teknologi sehingga memiliki kemampuan adaptasi yang lebih besar. "Di samping itu, konsolidasi bank mendorong bank nasional tidak hanya tangguh di lingkup domestik, namun juga kompetitif di lingkup regional dan global," tulis OJK dalam keterangan yang diterima Kontan.co.id, Selasa (24/3).

Baca Juga: Kurangi dampak corona, Erick Thohir minta Himbara turunkan suku bunga kredit UKM




TERBARU

Close [X]
×