kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ketua Perbanas: Uang LPS bukan dari dana APBN


Selasa, 20 Mei 2014 / 10:01 WIB
Ketua Perbanas: Uang LPS bukan dari dana APBN
ILUSTRASI. Kontan - Bank Syariah Indonesia Kilas Online


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Ketua Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas), Sigit Pramono menegaskan, uang pengganti nasabah Bank Century yang berasal dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Melainkan dari premi bank-bank yang dibayarkan kepada LPS.

“Ketika ada bank gagal, LPS menanggung uang nasabah, tidak mengambil uang APBN, dan APBN tidak menanggung penjaminan,” ujar Sigit di Jakarta, belum lama ini. Oleh sebab itu, bail out Bank Century tidak mengganggu keuangan APBN, termasuk tidak mengganggu sektor pembangunan.

Selain itu, Sigit menerangkan, apabila suatu bank tidak mempunyai likuiditas, bank tersebut bisa mencari dana likuiditas di pasar uang. Dan apabila tidak ada dana di pasar uang, solusinya ada di Bank Indonesia (BI). “Ketika terjadi kesulitan likuiditas, dan tidak ada dana di pasar uang, maka solusinya ke Bank Indonesia sebagai Lender of the Last Resort,” imbuh Sigit.

Seperti diketahui, sesuai dengan UU No 24/2004 tentang LPS, pembayaran yang dilakukan oleh LPS ke Bank Century merupakan pembayaran penjaminan terkait lembaga tersebut kepada Bank Century selaku peserta penjaminan. Selanjutnya, Penyertaan Modal Sementara (PMS) yang disalurkan LPS kepada Bank Century adalah sebagai penyertaan sehingga menjadi saham LPS di Bank Century yang kini bernama Bank Mutiara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×