kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Keuntungan Bersih Mandala Finance (MFIN) Menurun 36% di 2023


Jumat, 29 Maret 2024 / 14:10 WIB
Keuntungan Bersih Mandala Finance (MFIN) Menurun 36% di 2023
ILUSTRASI. Direktur Utama PT Mandala Multifinance Tbk. Harryjanto Lasmana (tengah) berbincang dengan Direktur Felix Ciptadi Nugroho (kiri) dan Direktur Christel Lasmana (kanan) membarikan paparan saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Jumat (21/5/2021). RUPST PT Mandala Multifinance Tbk. (MFIN) memutuskan pembagian dividen kepada pemegang saham sebesar Rp. 50.350.000.000 dari laba bersih Perseroan tahun 2020 sebesar Rp 174.397.000.000./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/21/05/2021.


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keuntungan bersih PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) di sepanjang tahun 2023 merosot. Penurunan laba bersih emiten berkode saham MFIN ini karena beban yang harus ditanggung Mandala Finance bertambah lebih besar ketimbang pendapatan yang dihasilkan. 

Di tahun 2023, laba bersih Mandala Finance tercatat Rp 422,91 miliar, menurun 35,78% dari periode sama tahun 2022 sebesar Rp 658,51 miliar. Penurunan laba bersih Mandala Finance sejalan dengan meningkatnya jumlah beban di tahun lalu yang sebesar 22,46% secara year on year (yoy) menjadi Rp 1,69 triliun.

Baca Juga: Multifinance Mengail Berkah di Bisnis Pembiayaan Syariah  

Sementara pendapatan yang dihasilkan MFIN di tahun 2023 turun 0,19% secara tahunan menjadi Rp 2,21 triliun. Penurunan pendapatan ini membuat laba bersih per saham MFIN juga turun menjadi Rp 159 di 2023 dari tahun 2022 sebesar Rp 248 per saham. 

Per Desember 2023, total aset MFIN tercatat meningkat 1,37% secara yoy menjadi Rp 6,66 triliun. Namun di saat sama, total kas setara kas MFIN menurun dari tahun 2022 sebesar Rp 1,51 triliun menjadi Rp 1,36 triliun di 2023. 

Posisi jumlah ekuitas MFIN naik 4,9% menjadi Rp 3,39 triliun di 2023. Sedangkan total liabilitas turun 2,1% secara yoy menjadi Rp 3,27 triliun. 

Baca Juga: Segmen Mobil Penyumbang Terbesar Pembiayaan Baru Adira Finance di Februari 2024

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×