kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45784,56   -4,98   -0.63%
  • EMAS937.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.36%
  • RD.CAMPURAN -0.47%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Kliring Berjangka Ingin Insentif untuk Resi Gudang


Kamis, 15 Juli 2010 / 18:27 WIB

Reporter: Adi Wikanto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) sebagai pusat registrasi resi gudang mengusulkan agar pemerintah memberikan tambahan insentif dalam program resi gudang. Ini lantaran, peminat resi gudang masih sangat sedikit. Dengan tambahan insentif tersebut, diharapkan bisa mendukung program untuk kalangan petani itu.

Menurut Surdiyanto Suryodarmodjo, Direktur Utama KBI, tambahan insentif tersebut bisa berupa subsidi bunga. Memang, saat ini pemerintah sudah memberikan anggaran khusus untuk subsidi bunga. 2010 ini, besarnya sekitar Rp 75 miliar. “Namun itu hanya kebijakan saja, tidak tertuang dalam UU, sehingga tidak berlangsung secara kontinyu,” kata Surdiyanto, usai rapat dengan Komisi VI DPR, Kamis (15/7).

Insentif yang lain, bisa berupa melibatkan BUMN melalui program karya bina lingkungan (PKBL). Kemudian, juga pemberian stimulan fiskal serta pemberian sarana pendukung seperti gudang dan perlengkapan yang lain. “Bila banyak insentif, tentu akan banyak yang memanfaatkan resi gudang,” ujarnya.

Sekadar Anda tahu, sistem resi gudang merupakan sistem penyimpanan komoditas petani di gudang dengan biaya tertentu. Tujuan sistem ini adalah agar petani tidak menjual hasil produksinya saat sedang panen raya karena harga pasti anjlok. Namun, selama ini sistem resi gudang kurang diminati karena ada banyak biaya yang harus ditanggung. Mulai dari biaya penyimpanan, biaya pengeringan, hingga biaya bunga.


DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×