kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.973.000   129.000   4,54%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Komitmen Hijau, BTN Bidik Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026


Rabu, 04 Februari 2026 / 23:10 WIB
Komitmen Hijau, BTN Bidik Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026
ILUSTRASI. Komitmen Hijau, BTN Bidik Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026 (KONTAN/Lydia Tesaloni)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID – BEKASI. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) nampak mantap menggenjot implementasi komitmen hijaunya melalui pembiayaan rumah rendah emisi. 

Hingga akhir 2025, BTN telah menyalurkan pembiayaan untuk 11.412 unit rumah rendah emisi. Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo menjelaskan, ada empat kriteria rumah rendah emisi yang dibiayai bank, yakni mencakup aspek efisiensi energi, efisiensi air, pengelolaan sampah, dan pengurangan polusi. 

Setiyo bilang jumlah rumah tersebut setara dengan pembangunan 2.677 pohon per tahun. Secara nilai, Setiyo bilang rata-rata pembiayaan rumah rendah emisi sebesar Rp 200 juta per unitnya. Artinya, hingga akhir tahun lalu BTN telah menyalurkan pembiayaan kisaran Rp 2,28 triliun. 

Baca Juga: BTN Expo 2026 Digelar, Target Akuisisi 25.000 Nasabah dan 500 Akad KPR

Target jangka panjangnya, BTN ingin memperluas pembiayaan untuk 200.000 unit rumah rendah emisi hingga 2030 mendatang. Tapi khusus tahun ini, bank memasang target pembiayaan untuk 20.000 unit. 

Asal tahu saja, program rumah rendah emisi ini sudah berjalan sejak kuartal IV-2024. Dalam prosesnya, BTN menggandeng sejumlah pengembang dan berbagai mitra startup yang memproduksi material ramah lingkungan dari sampah. 

“Kami sedang mencari pengusaha di setiap pulau karena bisnis ini inklusif, jadi siapa saja bisa terlibat. Saat ini angkanya baru 11.000, kalau mau mencapai jutaan tentunya perlu dukungan lebih banyak startup,” tutur Setiyo dalam media briefing, Rabu (4/2/2026). 

Baca Juga: BTN Bidik KPR Tumbuh di Atas 10% di Tahun 2026

Ke depan, BTN menargetkan realisasi komitmen ESG yang kian nyata. Sebagai gambaran, Setiyo bilang saat ini 52% portofolio kredit BTN telah memenuhi aspek sosial ESG, sesuai peran bank di industri yang fokus pada kredit pembiayaan rumah (KPR) subsidi dan UMKM. 

Khusus untuk pembiayaan hijau, ia mengaku jumlahnya masih terbilang kecil, kisaran 5% dari total portofolio. Pasalnya, Setiyo bilang proyek hijau di Indonesia memang belum masif. Namun begitu, ia berharap ada pergeseran yang lebih masif ke depannya. 

Tahun ini, targetnya proporsi pembiayaan ESG BTN bisa mencapai 60%, dan khusus pembiayaan hijau bisa meningkat hingga 10%. 

Baca Juga: BTN: Kredit Program Perumahan Jadi Solusi Kepemilikan Rumah Sektor Informal

Selanjutnya: BRPT, TPIA, dan CUAN Kompak Buyback, Ini Prospeknya Menurut Analis

Menarik Dibaca: Anak Jadi Tumpuan Orang Tua? Dampak Jangka Panjang Generasi Sandwich

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×