kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.946.000   102.000   3,59%
  • USD/IDR 16.789   9,00   0,05%
  • IDX 8.130   7,60   0,09%
  • KOMPAS100 1.144   6,53   0,57%
  • LQ45 831   7,51   0,91%
  • ISSI 287   -2,13   -0,74%
  • IDX30 433   2,66   0,62%
  • IDXHIDIV20 519   4,43   0,86%
  • IDX80 128   1,01   0,80%
  • IDXV30 141   0,57   0,40%
  • IDXQ30 140   0,63   0,46%

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melejit 33 Kali Lipat, Tembus Rp 1,1 Triliun


Rabu, 04 Februari 2026 / 13:06 WIB
Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melejit 33 Kali Lipat, Tembus Rp 1,1 Triliun
ILUSTRASI. Bank Muamalat catat pembiayaan emas mencapai Rp 1,1 triliun di tahun 2025


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bisnis pembiayaan emas PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatatkan pertumbuhan yang sangat pesat sepanjang 2025. Melalui produk Solusi Emas Hijrah (SOLEH), Bank Muamalat membukukan lonjakan signifikan baik dari sisi nilai pembiayaan maupun jumlah nasabah.

Sekretaris Perusahaan Bank Muamalat, Hayunaji, mengungkapkan bahwa nilai pembiayaan emas perseroan melonjak sekitar 33 kali lipat secara tahunan (year on year/YoY) hingga mencapai Rp 1,1 triliun pada akhir 2025.

Sejalan dengan itu, jumlah rekening pembiayaan emas juga melonjak tajam, tumbuh 1.218% YoY menjadi lebih dari 24.000 rekening.

“Pencapaian ini menunjukkan minat nasabah yang sangat kuat terhadap produk emas finansial, khususnya pembiayaan emas dengan skema cicilan,” ujar Hayunaji kepada kontan.co.id, Senin (2/2/2026).

Baca Juga: Gozco Capital Kembali Borong Saham BBYB Tingkatkan Porsi Kepemilikan Hingga 10,53%

Ia menjelaskan, pertumbuhan pesat tersebut ditopang oleh sejumlah faktor utama. Salah satunya adalah digitalisasi proses pengajuan pembiayaan emas melalui mobile banking Muamalat Digital Islamic Network (MDIN) yang dinilai lebih cepat, aman, dan praktis.

Selain itu, meningkatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi turut mendorong permintaan.

Faktor lain yang mendukung pertumbuhan bisnis emas Bank Muamalat adalah perluasan akses produk, termasuk penambahan mitra pemasok emas serta penguatan fitur digital.

Di samping itu, Bank Muamalat juga memiliki basis nasabah ritel yang besar sehingga menjadi pasar potensial bagi pengembangan pembiayaan emas.

Dari sisi segmen nasabah, produk Solusi Emas Hijrah mayoritas dimanfaatkan oleh nasabah ritel individual. Skema cicilan menjadi pilihan utama karena tidak membutuhkan modal besar di awal, sehingga mampu menjangkau nasabah dari segmen menengah ke bawah hingga menengah atas.

“Mayoritas nasabah memanfaatkan produk ini untuk investasi jangka menengah hingga panjang. Skema cicilan membuat kepemilikan emas menjadi lebih inklusif,” kata Hayunaji.

Terkait potensi pergeseran dana dari tabungan atau deposito ke emas, Bank Muamalat menilai peningkatan minat terhadap emas lebih dipengaruhi oleh karakter emas sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi. Namun, ia menegaskan bahwa produk Solusi Emas Hijrah merupakan pembiayaan, bukan tabungan.

Baca Juga: BNI Sekuritas Jadi Mitra Distribusi ORI029, Penawaran Hingga 19 Februari

“Nasabah tidak memindahkan dana simpanan, melainkan memanfaatkan pembiayaan untuk membeli emas secara angsuran. Jadi mekanismenya berbeda dengan tabungan atau deposito,” jelasnya.

Ke depan, Bank Muamalat memandang prospek bisnis pembiayaan emas masih sangat menjanjikan. Perseroan menargetkan pertumbuhan pembiayaan emas sebesar 100% pada 2026 dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

Target tersebut didukung oleh sejumlah strategi, antara lain optimalisasi digitalisasi pengajuan pembiayaan emas melalui mobile banking untuk menjangkau nasabah Gen Z, perluasan kerja sama dengan pemasok emas selain ANTAM, Galeri24, dan EMASKU, serta penguatan literasi dan kampanye investasi emas syariah kepada nasabah existing maupun masyarakat luas.

Selain itu, Bank Muamalat juga menyiapkan perlindungan asuransi dan penguatan mitigasi risiko guna memberikan rasa aman bagi nasabah dalam berinvestasi emas.

"Dengan strategi tersebut, Bank Muamalat optimistis pembiayaan emas akan tetap menjadi salah satu pilar utama bisnis konsumer perseroan di tengah tren penguatan harga emas dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap investasi syariah," tandasnya.

Selanjutnya: OJK Enggan Berkomentar soal Pansel Ketua Baru

Menarik Dibaca: HP Poco X7 Pro: Edisi Iron Man, Baterai 6000mAh, Worth It?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×