kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.008   45,00   0,25%
  • IDX 5.777   81,50   1,43%
  • KOMPAS100 750   14,74   2,01%
  • LQ45 569   12,13   2,18%
  • ISSI 200   1,70   0,86%
  • IDX30 322   6,65   2,11%
  • IDXHIDIV20 396   7,30   1,88%
  • IDX80 85   1,69   2,03%
  • IDXV30 108   1,37   1,29%
  • IDXQ30 104   1,75   1,72%

Komoditas turun, Eximbank genjot infrastruktur


Rabu, 03 Oktober 2012 / 16:27 WIB
ILUSTRASI. Ramon Samora dan Putu Agni Rarahita, Analis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali


Reporter: Mona Tobing |

JAKARTA. Tidak ingin bisnis terganggu penurunan harga komoditas, Eximbank berencana memperbesar komposisi pembiayaan infrastruktur.

Dwi Wahyudi, Direktur Pelaksana Eximbank melihat, permintaan pembiayaan infrastruktur tahun ini terbilang cukup tinggi. Eximbank baru-baru ini menyalurkan pembiayaan ke proyek pelabuhan di Jawa Timur dan pelabuhan curah ekspor di kawasan Merunda. Nilai pembiayaan proyek pelabuhan yang diberikan Eximbank mencapai U$ 15 juta hingga $ 20 juta.

"Pembiayaan infrastruktur berpotensi menjadi salah satu backbone (tulang punggung) pendapatan Eximbank saat kredit sektor lain melambat. Apalagi, permintaan pembiayaan infrastruktur dari pemerintah daerah maupun swasta terbilang tinggi," kata Dwi.

Menurutnya, penambahan porsi pembiayaan infrastruktur merupakan antisipasi cepat atas dampak penurunan harga komoditas. “Memang dampaknya tidak dirasakan secara langsung, tapi kami memilih genjot sektor lain untuk menutup,” paparnya.

Saat ini, Eximbank tengah mempersiapkan rencana pendanaan pembangunan infrastruktur di Pelabuhan Riau serta jalan kereta (rally road) di Kalimantan. Sampai akhir September ini, total pembiayaan yang diberikan Eximbank mencapai Rp 24,98 triliun atau tumbuh sekitar 30% dari periode sama tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×