Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Permintaan pembiayaan kepemilikan rumah (KPR) berbasis syariah terus menunjukkan tren positif. PT Bank BCA Syariah mencatat pertumbuhan signifikan pada pembiayaan KPR iB hingga akhir 2025.
Direktur BCA Syariah Pranata mengungkapkan, hingga November 2025 nilai pembiayaan KPR iB BCA Syariah telah mencapai Rp1,5 triliun atau tumbuh 27,1% secara tahunan (year on year/YoY). Porsi pembiayaan KPR iB pun mendominasi pembiayaan konsumer perseroan dengan kontribusi sebesar 72,9%.
“Pertumbuhan ini menunjukkan minat masyarakat terhadap pembiayaan perumahan syariah masih terus meningkat,” ujar Pranata kepada Kontan.co.id.
Baca Juga: Waspadai Ketidakpastian Global, Bos BCA Syariah Optimistis Hadapi Kuartal I-2026
Menurutnya, sejumlah faktor menjadi penopang utama pertumbuhan KPR iB, di antaranya program margin yang kompetitif serta kepastian cicilan jangka panjang hingga lunas. Skema tersebut dinilai memberikan kenyamanan dan kepastian bagi nasabah di tengah dinamika suku bunga perbankan.
Pranata optimistis minat masyarakat terhadap KPR syariah akan terus menguat seiring meningkatnya pemahaman terhadap kemudahan dan keunggulan pembiayaan berbasis syariah.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan, BCA Syariah terus memperkuat strategi bisnis KPR iB. Salah satunya melalui peningkatan kerja sama strategis dengan pengembang dan agen properti, khususnya di wilayah luar Jabodetabek yang memiliki potensi pasar besar.
Baca Juga: Simak Jadwal Operasional BCA Syariah Selama Libur Nataru 2025–2026
Selain itu, BCA Syariah juga memperkuat sinergi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) guna meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan BCA Syariah. Upaya ini dilakukan melalui berbagai program promosi dan kegiatan pemasaran yang menjangkau masyarakat luas.
“Dengan strategi tersebut, kami berharap pembiayaan KPR iB dapat terus tumbuh secara berkelanjutan dan menjadi salah satu motor pertumbuhan pembiayaan konsumer BCA Syariah,” tutup Pranata.
Selanjutnya: IHSG Awal Januari Bergerak Fluktuatif di Tengah Bayang-Bayang Geopolitik
Menarik Dibaca: Cara Mudah Mencari Tambahan Penghasilan untuk Kebutuhan yang Mendesak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













