kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Kredit bank akan melambat usai kenaikan BI rate


Jumat, 30 Agustus 2013 / 15:36 WIB
Kredit bank akan melambat usai kenaikan BI rate
ILUSTRASI. Foto aerial Pelabuhan Merak di Banten,


Reporter: Oginawa R Prayogo, Marti Riani Maghfiroh | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) sudah mengambil kebijakan moneter untuk menaikkan suku bunga acuan (BI rate) sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 7%. Kebijakan tersebut akan membuat pertumbuhan kredit perbankan.

"Kalau kami menaikkan bunga, akan langsung berdampak langsung pada bank-bank yang akan tumbuh terlalu tinggi," ujar Agus Martowardojo, Gubernur BI kepada wartawan usai shalat Jumat di kantornya, (30/8).

Dia bilang, dampak dari kenaikan BI rate tersebut akan membuat bank-bank melakukan penyesuaian pertumbuhan kredit. Hingga akhir tahun ini, BI memproyeksikan, pertumbuhan kredit ada di kisaran 18% - 20%.

Proyeksi ini lebih rendah dari target BI sebelumnya dengan pertumbuhan kredit perbankan sekitar 23% - 24% sampai akhir tahun ini.

Selain itu, dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) kemarin Kamis (29/8), BI juga menurunkan memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,8% - 6,2%.

Hasil RDG juga memperkirakan, neraca pembayaran Indonesia (NPI) kuartal III 2013 akan menurun menjadi 3,4% dari kuartal sebelumnya yang mencapai 4,4%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×