kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Kredit dan DPK bank hanya tumbuh single digit


Jumat, 01 Juli 2016 / 11:18 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Perbankan Indonesia benar-benar sedang mengalami perlambatan bisnis di tahun 2016 ini. Buktinya, berdasarkan laporan uang beredar oleh Bank Indonesia (BI), tercatat kredit hanya tumbuh 8,03% per Mei 2016, begitu juga dengan dana pihak ketiga (DPK) hanya tumbuh 6,26% per Mei 2016.

Bank mengalami perlambatan penyaluran kredit di segmen kredit modal kerja dengan pertumbuhan 5,88% atau senilai Rp 1.890,2 triliun dan kredit konsumsi tumbuh 9,01% atau senilai Rp 1.173,3 triliun. Sedangkan, kredit investasi tumbuh 11,05% atau senilai Rp 1.035,7 triliun. Secara keseluruhan kredit perbankan mencapai Rp 4.099,2 triliun per Mei 2016.

Alasan permintaan kredit yang masih rendah membuat bank tak besar menghimpun dana. Total simpanan pihak ketiga perbankan sebesar Rp 4.395,1 triliun per Mei 2016. Simpanan tersebut terdiri dari DPK dalam mata uang rupiah sebesar Rp 3.769,6 triliun dan DPK dalam mata uang valuta asing (valas) sebesar Rp 625,5 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×