kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Kredit ekspor perbankan hanya naik 1% dan kredit impor melonjak 40% awal tahun ini


Selasa, 17 April 2018 / 19:55 WIB
ILUSTRASI. Suasana Pelabuhan Tanjung Priok


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kredit ekspor dan impor sampai Februari 2018 menunjukkan pertumbuhan positif. Hal ini terjadi seiring dengan positifnya neraca perdagangan ekspor impor Indonesia.

Berdasarkan data Statistik Perbankan Indonesia (SPI) Februari 2018 yang dirilis hari ini Selasa (17/4), kredit ekspor industri perbankan naik 1,02% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 116,1 triliun. Sedangkan kredit impor pada periode yang sama naik cukup tinggi 40,5% yoy menjadi Rp 60,49 triliun.

Kredit ekspor naik tipis karena kredit ekspor bank besar BUKU IV dan BUKU III hanya naik satu digit. BUKU IV mencatat kenaikan kredit ekspor 5,51% sedangkan BUKU III mengalami kenaikan 4,32% yoy.

Sedangkan kredit impor yang naik dua digit mencapai 40% yoy didorong oleh kenaikan kredit impor bank BUKU IV 163% yoy menjadi Rp 9,9 triliun. Sedangkan BUKU III mencatat kenaikan kredit impor 21,16% yoy.

Secara kualitas kredit kredit ekspor impor juga masih terkendali. Hal ini ditunjukkan dengan rasio NPL kredit ekspor per Februari 2018 sebesar 2,17% dan rasio NPL kredit impor 2,45%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×