kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kredit Kendaraan Bermotor BCA Tumbuh 20,8% Jadi Rp 56,9 Triliun pada 2023


Selasa, 27 Februari 2024 / 15:34 WIB
Kredit Kendaraan Bermotor BCA Tumbuh 20,8% Jadi Rp 56,9 Triliun pada 2023
ILUSTRASI. Penjualan mobil listrik di booth KKB BCA di gelaran BCA Expo 2023 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (8/9/2023). Kredit Kendaraan Bermotor BCA meningkat 20,8% capai Rp 56,9 triliun pada 2023.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan outstanding Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) per Desember 2023 meningkat sebesar 20,8% secara tahunan atau year on year (YoY) mencapai Rp 56,9 triliun.

"Saat ini kami melihat permintaan kredit konsumer dalam hal ini KKB masih solid, tercermin dari new booking KKB yang naik 2,6 kali lipat dalam tiga tahun terakhir," ungkap Executive Vice President Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn  kepada kontan.co.id, Selasa (27/2).

Selain itu, terlihat Rasio kredit bermasalah (NPL) BCA di segmen KKB terjaga dengan baik, sehingga NPL BCA secara keseluruhan terjaga di angka 1,9% per Desember 2023.

Baca Juga: BMRI dan BBCA Teratas, Ini 10 Saham Net Sell Terbesar Asing Saat IHSG Tergelincir

NPL yang terjaga ini  didukung pemulihan arus kas debitur seiring dengan perbaikan aktivitas perekonomian, serta BCA yang terus menerapkan disiplin manajemen risiko dalam penyaluran kredit. 

"BCA menghadirkan produk KKB dengan syarat pengajuan mudah dan proses persetujuan kredit relatif singkat. Tak hanya itu, kami juga menawarkan beragam pilihan program pembiayaan inovatif yang sesuai dengan kebutuhan nasabah," katanya.

Ke depan pihaknya berharap penyaluran kredit, baik itu KKB maupun kredit lainnya dapat terus bertumbuh. BCA berkomitmen untuk senantiasa memberikan produk dan pelayanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan dan karakteristik nasabah yang beragam.

Baca Juga: Asing Net Buy Rp 3,72 Triliun dalam Sepekan, Cermati Saham yang Banyak Dikoleksi

"Ditopang oleh prospek pertumbuhan ekonomi yang positif dan likuiditas yang solid, BCA tetap optimis dalam penyaluran kredit termasuk KKB dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian, sehingga kualitas pinjaman tetap terjaga. BCA juga secara berkala melakukan monitoring terhadap kualitas kredit di setiap segmen, termasuk segmen KKB," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×