kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Kredit korporasi perbankan makin menggeliat, ini sektor penopangnya


Selasa, 23 November 2021 / 20:11 WIB
ILUSTRASI. Nasabah memamfaatkan perangkat digital untuk pelayanan perbankan di kantor cabang Bank Mandiri Jakarta, Kanis (4/11)../pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/0411/2021.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Adapun PT Bank Woori Saudara Tbk (BWS) hingga kuartal III mencatat kredit korporasi tumbuh sekitar 9% dan diperkirakan masih akan ada peningkatan sedikit lagi hingga akhir tahun. 

Sadhana Priatmadja Direktur BWS mengatakan, sektor yang menjadi fokus perseroan dalam penyaluran kredit korporasi adalah terkait industri pengolahan berorientasi ekspor. "Tahun depan, target kredit akan meningkat seiring membaiknya kondisi ekonomi. Namun besarannya masih menunggu RBB diputuskan," ujarnya. 

Sedangkan PT Bank Maybank Indonesia Tbk masih mencatatkan adanya peningkatan kredit korporasi meskipun secara keseluruhan kredit perseroan kontraksi 9,7% hingga kuartal III 2021. 

Taswin Zakaria mengatakan, korporasi merupakan segmen yang paling kecil terdampak pandemi Covid-19 sejak tahun 2020 pada kredit perseroan.  "Korporasi cukup tahan banting, pertumbuhannya cukup stabil, Masih ada ruang di korporasi, khususnya korporasi besar," pungkasnya.

Selanjutnya: Bertambah pemain, persaingan bisnis dompet digital semakin ramai

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×