kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Kredit Macet KUR BTN mencapai 8,4% di Februari


Rabu, 30 April 2014 / 15:23 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan menara dan infrastruktur telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Rasio kredit bermasalah di kredit usaha rakyat (KUR) Bank Tabungan Negara (BTN) melompat. Pada Februari lalu, non performing loan (NPL) KUR BTN menjulang ke 8,4%.

Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian per Februari lalu, total KUR yang telah disalurkan BTN mencapai Rp 4,3 triliun, tumbuh 27,19% dibanding Februari 2013 sebesar Rp 3,42 triliun.

Ironisnya, kenaikan volume penyaluran KUR justru diikuti kenaikan rasio kredit bermasalah menjadi 8,4% di akhir Februari 2014, dibandingkan 6,9% di Februari tahun lalu.

Jumlah debitur KUR BNI juga meningkat dari 19.914 debitur di Februari 2013 menjadi 24.175 debitur di bulan Februari 2014. Rata-rata KUR dipinjamkan kepada tiap debitur juga meningkat dari Rp 171,9 juta/debitur di Februari 2013 menjadi Rp 180,0 juta/debitur di Februari 2014.

KONTAN telah berusaha melakukan konfirmasi langsung kepada Maryono, Direktur Utama BTN, pada Rabu, (30/4). Sayangnya, telepon serta pesan pendek yang dikirim KONTAN tak kunjung direspon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×