kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.888   -12,00   -0,07%
  • IDX 7.924   -11,32   -0,14%
  • KOMPAS100 1.116   -1,22   -0,11%
  • LQ45 813   -2,22   -0,27%
  • ISSI 278   0,36   0,13%
  • IDX30 426   -0,54   -0,13%
  • IDXHIDIV20 514   -1,01   -0,20%
  • IDX80 125   0,03   0,02%
  • IDXV30 138   -0,40   -0,29%
  • IDXQ30 139   -0,20   -0,14%

Kredit Macet KUR BTN mencapai 8,4% di Februari


Rabu, 30 April 2014 / 15:23 WIB
Kredit Macet KUR BTN mencapai 8,4% di Februari
ILUSTRASI. Perusahaan menara dan infrastruktur telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Rasio kredit bermasalah di kredit usaha rakyat (KUR) Bank Tabungan Negara (BTN) melompat. Pada Februari lalu, non performing loan (NPL) KUR BTN menjulang ke 8,4%.

Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian per Februari lalu, total KUR yang telah disalurkan BTN mencapai Rp 4,3 triliun, tumbuh 27,19% dibanding Februari 2013 sebesar Rp 3,42 triliun.

Ironisnya, kenaikan volume penyaluran KUR justru diikuti kenaikan rasio kredit bermasalah menjadi 8,4% di akhir Februari 2014, dibandingkan 6,9% di Februari tahun lalu.

Jumlah debitur KUR BNI juga meningkat dari 19.914 debitur di Februari 2013 menjadi 24.175 debitur di bulan Februari 2014. Rata-rata KUR dipinjamkan kepada tiap debitur juga meningkat dari Rp 171,9 juta/debitur di Februari 2013 menjadi Rp 180,0 juta/debitur di Februari 2014.

KONTAN telah berusaha melakukan konfirmasi langsung kepada Maryono, Direktur Utama BTN, pada Rabu, (30/4). Sayangnya, telepon serta pesan pendek yang dikirim KONTAN tak kunjung direspon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×