kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Kredit Macet KUR BTN mencapai 8,4% di Februari


Rabu, 30 April 2014 / 15:23 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan menara dan infrastruktur telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Rasio kredit bermasalah di kredit usaha rakyat (KUR) Bank Tabungan Negara (BTN) melompat. Pada Februari lalu, non performing loan (NPL) KUR BTN menjulang ke 8,4%.

Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian per Februari lalu, total KUR yang telah disalurkan BTN mencapai Rp 4,3 triliun, tumbuh 27,19% dibanding Februari 2013 sebesar Rp 3,42 triliun.

Ironisnya, kenaikan volume penyaluran KUR justru diikuti kenaikan rasio kredit bermasalah menjadi 8,4% di akhir Februari 2014, dibandingkan 6,9% di Februari tahun lalu.

Jumlah debitur KUR BNI juga meningkat dari 19.914 debitur di Februari 2013 menjadi 24.175 debitur di bulan Februari 2014. Rata-rata KUR dipinjamkan kepada tiap debitur juga meningkat dari Rp 171,9 juta/debitur di Februari 2013 menjadi Rp 180,0 juta/debitur di Februari 2014.

KONTAN telah berusaha melakukan konfirmasi langsung kepada Maryono, Direktur Utama BTN, pada Rabu, (30/4). Sayangnya, telepon serta pesan pendek yang dikirim KONTAN tak kunjung direspon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×