kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Kredit melambat, Mandiri tetap genjot DPK di 2014


Jumat, 08 November 2013 / 20:18 WIB
Kredit melambat, Mandiri tetap genjot DPK di 2014
ILUSTRASI. Rekomendasi teknikal untuk hari ini (29/6)


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) memprediksi pertumbuhan kredit perbankan bakal melambat pada tahun depan. Meskipun begitu, Bank Mandiri pelat merah ini akan menggenjot laju pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK).

Pahala Mansury, Direktur Keuangan Bank Mandiri, mengatakan dana murah akan ditingkatkan melalui kerjasama dengan sejumlah perusahaan yang akan menambah giro.

"Dari sisi DPK, Giro akan menjadi pemicu dari pertumbuhan kami, selain tentunya akan dicapai dengan perbaikan layanan penambahan cabang dan memperkuat e-banking. Jadi meskipun ada penurunan kredit kami berharap dari dana murah," kata Pahala, Jumat (8/11).

Ia memperkirakan pertumbuhan DPK akan mencapai 2% di atas kredit perseroan yang diperkirakan akan tumbuh sebesar 18-19% pada tahun depan.

"Dengan pencapaian itu maka rasio kredit terhadap dana murah (loan-to-deposit ratio/LDR) akan dijaga dengan 83-84% sedangkan LDR tahun ini diperkirakan akan mencapai 80%," jelasnya.

Sebagai catatan, hingga September 2013 penyaluran kredit Bank Mandiri tumbuh 23,4% menjadi Rp 450,8 triliun dari Rp 365,2 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sedangkan DPK perseroan hingga September 2013 mencapai Rp 514,2 triliun atau naik 19% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 430,9 triliun. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×