kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Kredit melandai di saat DPK naik, likuiditas perbankan mulai longgar


Selasa, 17 September 2019 / 19:05 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan Nasabah Bank jatim


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

Senada, Direktur Keuangan PT BPD Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Ferdian Timur Satyagraha mengatakan per posisi Agustus 2019 LDR menurun ke level 61,77% dari periode tahun sebelumnya 66,39%. 

Hal ini utamanya ditopang kenaikan DPK yang cukup deras sebanyak 18,12% yoy menjadi Rp 58,36 triliun di bulan Agustus 2019. Jauh lebih tinggi dibandingkan kredit yang tumbuh 9,91% yoy.

Adapun, sampai penghujung tahun Bank Jatim mematok LDR akan ada di kisaran 68%-70%. "Target DPK tahun ini 10% saat ini sudah di atas target. Kami akan lebih dorong CASA di akhir tahun," katanya.

Baca Juga: Dana kelolaan wealth management Bank Mandiri tembus Rp 202 triliun hingga Agustus

Jika dirinci, pertumbuhan DPK Bank Jatim mayoritas didorong rekening giro yang tumbuh signifikan sebanyak 26,91% yoy. Di sisi lain, dana tabungan dan deposito masing-masing tumbuh di kisaran 13%.

Menurut Ferdian, tingginya pertumbuhan giro disebabkan oleh meningkatnya penempatan dana giro Pemerintah di Bank Jatim. Hingga Agustus 2019, total dana Pemerintah tercatat sudah naik 31,92% menjadi Rp 16,66 triliun. 

"Kontribusi besar dari giro Pemerintah Daerah (Pemda), dan dana desa," sambungnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×