Reporter: Aura Putri | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Krom Bank Indonesia Tbk mencatatkan pertumbuhan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang signifikan hingga Juli 2026. NII Krom Bank mencapai Rp 1,60 triliun hingga Juli 2026. Angka tersebut tumbuh 79% secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp 897,77 miliar.
Presiden Direktur Krom Bank Indonesia Anton Hermawan mengatakan, pertumbuhan NII tersebut dipengaruhi oleh ekspansi penyaluran kredit yang terus tumbuh agresif.
"Pertumbuhan NII tersebut dipengaruhi oleh ekspansi penyaluran kredit Bank yang bergerak terus tumbuh agresif," ujar Anton kepada Kontan, Selasa (1/9/2026).
Baca Juga: BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025, Kupon hingga 6,9% dan Cashback Rp 15 Juta
Adapun pada Juli 2026, Krom Bank mencatatkan penyaluran kredit mencapai Rp 11,29 triliun, tumbuh 53% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 7,36 triliun.
Di sisi pendanaan, Krom Bank juga mencatat pertumbuhan DPK yang signifikan. DPK Krom Bank mencapai Rp 12,66 triliun, tumbuh 111% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 6 triliun.
"Dalam penentuan suku bunga kredit, Krom Bank akan memperkuat efisiensi biaya dana (Cost of Fund) dan meningkatkan porsi dana murah (CASA). Strategi ini diambil agar Krom Bank tidak perlu menaikkan suku bunga kredit secara agresif," katanya.
Baca Juga: Kredit Bank Mandiri Tembus Rp 1.592 Triliun, Laba Tumbuh 22,4% yoy Agustus 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














