kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -50.000   -1,86%
  • USD/IDR 17.867   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.394   -55,70   -0,86%
  • KOMPAS100 825   -5,54   -0,67%
  • LQ45 627   -3,56   -0,56%
  • ISSI 224   -2,66   -1,17%
  • IDX30 351   -1,55   -0,44%
  • IDXHIDIV20 428   -1,09   -0,25%
  • IDX80 94   -0,66   -0,69%
  • IDXV30 119   -0,38   -0,32%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,55%

Kualitas Aset Perbankan Terjaga pada Semester I-2026, Hapus Buku Kredit Berkurang


Kamis, 20 Agustus 2026 / 05:30 WIB
Kualitas Aset Perbankan Terjaga pada Semester I-2026, Hapus Buku Kredit Berkurang
ILUSTRASI. Upaya bersih-bersih aset busuk melalui skema hapus buku (write off) perbankan pada paruh pertama tahun ini tak segencar tahun lalu. ? (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Upaya bersih-bersih aset busuk melalui skema hapus buku (write off) perbankan pada paruh pertama tahun ini tak segencar tahun lalu. 

Bank Negara Indonesia (BNI) misalnya, nilai kredit yang dihapus buku pada semester I-2026 turun menjadi Rp 4,45 triliun dari Rp 7,94 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kendati begitu, bank berhasil menjaga rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross di level 1,9%, stabil dari posisi tahun lalu. 

Contoh lainnya ada Bank Danamon, dengan nilai kredit yang dihapus buku sebanyak Rp 1,23 triliun, berkurang dari jumlah Rp 1,58 triliun pada tahun sebelumnya. Namun, NPL bank berhasil turun menjadi 1,68% dari 2,03%. 

Baca Juga: Perusahaan Modal Ventura Berizin Diawasi OJK

Demikian pula di Bank Central Asia (BCA), catatan nilai aset keuangan yang dihapus buku hingga Juni 2026 senilai Rp 1,70 triliun, turun tipis dari Rp 1,77 triliun pada tahun lalu. Namun, NPL gross BCA berhasil turun menjadi 1,9% dari 2,2%. 

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F Haryn menjelaskan, pada prinsipnya bank melakukan hapus buku kredit secara selektif dengan ketentuan yang berlaku. 

Hera bilang pihaknya terus mengedepankan prinsip kehati-hatian untuk menjaga kualitas kredit dan mengelola NPL secara optimal. Hasil hapus buku terkini, kata Hera, pada dasarnya menunjukkan bahwa penyelesaian aset bermasalah sudah sesuai dengan target dan timeline yang ditetapkan bank. 

“Ke depan, BCA optimistis dalam penyaluran kredit dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian, sehingga kualitas pinjaman tetap terjaga,” ujar Hera kepada Kontan, Rabu (19/8/2026).

Sejalan dengan hal tersebut, ia juga memastikan pihaknya bakal memperkuat prinsip KYC (Know Your Customer), memperkuat proses analisa kredit dengan memperhatikan peringkat (scoring), dan melakukan monitoring secara berkala dan mendalam, guna menjaga kualitas portofolio kredit yang disalurkan.

Baca Juga: Mengintip Strategi Keberlanjutan Manulife Indonesia lewat Program Adopsi Kampung

Sementara itu, CIMB Niaga justru tampil berbeda. Selama paruh awal tahun, bank nilai kredit yang dihapus buku mencapai Rp 1,99 triliun, meningkat dari Rp 689,5 miliar pada tahun lalu. Hasilnya, NPL bank berhasil turun menjadi 1,83% dari posisi 1,88%. 

Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan menjelaskan, hapus buku dilakukan terhadap produk dan rekening rutin di portofolio tertentu yang sudah ditetapkan jadwal dan jumlahnya. 

Di luar itu, ia menegaskan bahwa pada dasarnya kualitas aset bank di semester I-2026 ini terbilang sangat baik. Tak hanya NPL, biaya kredit (cost of credit/CoC) bank juga berhasil ditekan ke bawah 1%.

“Secara kualitas aset. Penghapus bukuan hanya untuk produk dan account rutin di portfolio ritel yang sudah ditentukan jumlah hari hapus bukunya,” tutur Lani. 

Di sisi lain, nilai kredit yang dihapus buku Bank Mandiri relatif stabil. Pada semester I-2026 ini, nilainya sebesar Rp 2,82 triliun, naik tipis dari Rp 2,81 triliun pada periode sama tahun sebelumnya. Namun, NPL bank berhasil turun menjadi 0,98% dari 1,08%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×