kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.534   34,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kuartal I, Bank Mandiri tumbuh hati-hati


Senin, 29 April 2013 / 19:17 WIB
ILUSTRASI. Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac kepada lansia di Balai Kota Kediri, Jawa Timur. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/foc.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) membukukan laba Rp 4,3 triliun di kuartal pertama 2013 ini. Laba tersebut meningkat 26,4% dibanding Rp 3,4 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

"Mandiri tumbuh, tapi dengan hati-hati," kata Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunawan Sadikin, pada paparan kimerja, Senin, (29/4).

Memang, pertumbuhan yang dicatat Mandiri tak terlalu signifikan. Kreditnya hanya naik 19,7%, dari Rp 327,2 triliun menjadi Rp 391,6 triliun. Rasio kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) net Mandiri pun naik tipis dari 0,51% menjadi 0,57%. "Tapi ini masih di bawah ketentuan Bank Indonesia (BI)," ujar Budi.

Selanjutnya, Dana Pihak Ketiga (DPK) Mandiri tumbuh 15,7% dari Rp 403,5 triliun ke posisi Rp 467 triliun. Sedangkan rasio kredit terhadap simpanan atau Loan to Deposit Ratio (LDR) juga makin tinggi, dari 80,7% menjadi 83,46% di periode ini.

Selebihnya, pendapatan komisi atau fee based income Mandiri tumbuh 19,4%, dari Rp 2,7 triliun di kuartal pertama tahun lalu menjadi Rp 3,2 triliun pada periode yang sama tahun ini. Kemudian, pendapatan bunga bersihnya naik 24,2% dari Rp 6 triliun menjadi Rp 3,2 triliun. Sementara, net interest margin (NIM) Mandiri naik dari 5,03% menjadi 5,38%.

Bank terbesar di Indonesia ini masih membukukan kenaikan aset sejumlah 17,1%. Pada kuartal pertama tahun lalu, aset Mandiri yaitu Rp 546,9 triliun. Saat ini, asetnya berada di posisi Rp 640,6 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×