kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.883   -52,00   -0,29%
  • IDX 5.839   -57,18   -0,97%
  • KOMPAS100 757   -7,86   -1,03%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,82   -0,40%
  • IDX30 327   -3,92   -1,18%
  • IDXHIDIV20 403   -4,85   -1,19%
  • IDX80 86   -0,89   -1,02%
  • IDXV30 109   -0,80   -0,73%
  • IDXQ30 105   -1,27   -1,19%

KUR BRI tumbuh 36,67% di November 2014


Rabu, 07 Januari 2015 / 16:16 WIB
ILUSTRASI. 5 Cara Mengatasi Stres Saat Hamil.


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bank Rakyat Indonesia (BRI) semakin gencar dalam penyaluran kredit usaha rakyat (KUR). Hingga akhir November 2014, jumlah KUR yang disalurkan BRI telah tumbuh 37,67% secara year on year (yoy).

Berdasarkan data Komite KUR, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, jumlah KUR yang disalurkan BRI di akhir November 2014 mencapai Rp 115,60 triliun. Jumlah tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 36,67% dibanding November 2013 yang mencapai Rp 84,58 triliun.

“Capaian yang tinggi ini karena komitmen kami yang kuat untuk membantu meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat menengah ke bawah,” kata Djarot Kusumayakti, Direktur Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) BRI saat dihubungi KONTAN, Rabu (7/1).

Kedepan Djarot menekankan kualitas pertumbuhan KUR akan terus dijaga. “Dengan SDM kami yang kuat dan memadai jumlahnya, saya kira kami bisa menjaga agar NPL kami tidak naik semakin tinggi,” ujarnya.

Hingga akhir November 2014, BRI telah menyalurkan KUR untuk ritel sebesar Rp 20,60 triliun dan untuk mikro sebesar Rp 95,00 triliun. Disertai jumlah debitur untuk ritel mencapai 117.259 debitur UMK dan untuk mikro mencapai 11.326.246 debitur UMK.

Sementara rata-rata KUR yang diterima debitur KUR BRI untuk ritel sebesar Rp 175,70 juta dan untuk mikro sebesar Rp 8,4 juta.  Adapun NPL KUR BRI untuk ritel sebesar 2,9% dan untuk mikro sebesar 1,8%.

Pencapaian BRI dalam penyaluran KUR juga tetap terbesar pada November 2013. Kala itu KUR yang dikucurkan BRI mencapai Rp 84,58 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari KUR untuk ritel sebesar Rp 16,71 triliun dan untuk mikro sebesar Rp 67,87 triliun. Disertai jumlah debitur untuk ritel mencapai 98.066 debitur UMK dan untuk mikro mencapai 9.003.295 debitur UMK.

Sementara rata-rata KUR yang diterima debitur KUR BRI untuk ritel sebesar Rp 170,50 juta dan untuk mikro sebesar Rp 7,5 juta.  Adapun NPL KUR BRI untuk ritel sebesar 3,1% dan untuk mikro sebesar 1,7%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×