kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Kurs dollar Rp 12.000, BI: Ini masalah ekspektasi


Rabu, 04 September 2013 / 17:16 WIB
ILUSTRASI. Pekerja membersihkan menara BCA di Jakarta. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pelemahan rupiah berlanjut. Bahkan sejumlah bank memasang harga jual dollar di posisi Rp 12.000 pada hari ini.

Peter Jacobs, Direktur Departemen Komunikasi BI menjelaskan, penyebab tingginya harga jual dollar tersebut terkait pasokan dollar di mana permintaan tinggi dan ketersediannya kurang. Dia menilai, hal tersebut dapat terjadi karena banyak individu yang menahan dollar AS.

"Kalau mau jujur, orang yang menahan dollar ini ya perorangan, seperti orang tua yang anaknya kuliah di luar negeri atau orang yang membeli apartemen di luar negeri," ujar Peter kepada KONTAN, Rabu (4/9).

Dia juga bilang, sebagian individu tersebut mencari dollar AS hingga ke money changer. "Para individu ini perlu mengamankan kebutuhan dollar AS mereka masing-masing," jelasnya.

Peter menilai, harga jual dollar AS dapat mencapai level Rp 12.000 karena disebabkan ekspektasi pelaku pasar. "BI terus manage ekspektasi pasar agar tidak terlalu khawatir ketakutan rupiah akan melemah terus. Ini kan sebenarnya ekspektasi saja," ujarnya.

Peter juga meyakini bahwa ke depannya perbedaan nilai tukar dollar AS di bank dengan di pasar keuangan akan semakin tipis selisihnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×