kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   -20.000   -0,79%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Laba BCA di bulan Februari 2020 turun akibat meningkatnya pencadangan


Minggu, 05 April 2020 / 16:33 WIB
ILUSTRASI. Pekerja membersihkan menara BCA di Jakarta, Selasa (12/3/2019). Laba BCA di bulan Februari 2020 turun akibat meningkatnya pencadangan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

BCA belum mengubah target kinerja di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Dalam riset Mirae Asset Sekuritas tersebut, manajemen perseroan mengatakan masih terlalu dini untuk bisa mengukur dampak pandemi tersebut terhadap kinerja keuangan BCA.

Sementara kredit BCA yang terdampak langsung dengan Covid-19 berasal dari sektor tourist yang menyumbang 2,5% terhadap total kredit perseroan, restoran sebsar 0,4%, minyak 1%, transportasi 3%, distribusi dan ritel 5%, maskapai, serta sektor logistik.

Baca Juga: Bank BJB ikut berikan keringanan kredit kepada debitur terdampak corona

Sejalan dengan sikap konservatifnya, BCA mendiversifikasikan portofolionya. Sehingga perseroan tidak memiliki pinjaman besar dibandingkan dengan perusahaan sejenisnya.

Untuk kredit di segmen UKM, BCA memiliki jaminan sekitar 100% dari pinjaman debitur dimana sebagian besar jaminannya berupa tanah dan bangunan. Sementara eksposur kredit valas BCA masih di bawah 5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×