Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 10,7 miliar pada kuartal I-2026. Capaian laba tersebut turun signifikan sebesar 97,01% dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 351 miliar.
Walau demikian, pendapatan bunga bersih alias net interest income (NII) meningkat signifikan 97,28% secara year on year (yoy) menjadi Rp 363 miliar, sejalan dengan perbaikan Net Interest Margin (NIM) yang naik menjadi 2,09%, dibandingkan 1,09% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kunardy Darma Lie, Direktur Utama KB Bank mengatakan, peningkatan tersebut mencerminkan pengelolaan aset dan liabilitas yang semakin optimal serta efisiensi biaya dana yang terus membaik.
Baca Juga: KB Bank Pertimbangkan Skema KPR Subsidi dari Dana Sendiri
Dari sisi intermediasi, pada triwulan I-2026, KB Bank mencatat penyaluran kredit sebesar Rp 43,19 triliun, tumbuh 2,61% secara yoy. Pertumbuhan ini turut didukung peningkatan kredit lancar sebesar 4,76% yoy menjadi Rp 34,02 triliun, mencerminkan kualitas portofolio yang terus membaik.
Untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan KB Financial Group (KBFG) pada tahun 2020, KB Bank juga membukukan laba operasional sebelum biaya pencadangan alias pre-provision operating profit (PPOP) positif sebesar Rp 9 miliar pada triwulan I-2026
"Ini menandai tonggak penting dalam penguatan kinerja Perseroan," ungkap Kunardy dalam siaran pers, Selasa (5/5/2026).
Lebih lanjut Kunardy menyampaikan, kinerja triwulan I-2026 menunjukkan KB Bank terus berada di jalur yang tepat, dengan perbaikan yang tercermin dari pertumbuhan kredit, penguatan dana murah, peningkatan margin bunga bersih, dan PPOP yang kembali positif.
"Meski demikian, kami menyadari masih terdapat ruang untuk perbaikan, terutama dalam kualitas kredit, fundamental bisnis secara keseluruhan, serta penguatan struktur permodalan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang," ucapnya.
Menurutnya, fokus perusahaan ke depan adalah menjaga momentum ini melalui pertumbuhan berkualitas, pengelolaan risiko yang disiplin, serta penguatan sinergi dengan KB Financial Group.
Baca Juga: KB Bank Mencatat Jumlah Star Agent Mencapai 26.000 pada Kuartal I-2026
Sejalan dengan itu, total Dana Pihak Ketiga (DPK) pada triwulan I-2026 tercatat sebesar Rp 41,52 triliun. Di tengah fokus pada peningkatan kualitas pendanaan, KB Bank mencatat pertumbuhan dana murah alias current account savings account (CASA) sebesar 5,74% yoy menjadi Rp 13,09 triliun, mencerminkan keberhasilan strategi Perseroan dalam memperkuat komposisi pendanaan yang lebih efisien dan berkelanjutan.
KB Bank juga terus menjalankan langkah-langkah perbaikan secara prudent, termasuk memperkuat kualitas aset, meningkatkan kualitas earning assets, serta mengoptimalkan pengelolaan risiko untuk menjaga fundamental bisnis yang semakin sehat.
Dengan dukungan sinergi bersama KB Financial Group, KB Bank optimistis dapat terus memperkuat posisinya untuk mendorong pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













