kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Laju kredit ANZ Indonesia tahun 2014 melambat


Jumat, 15 November 2013 / 06:55 WIB
ILUSTRASI. Paket Goban Puas dari Pepper Lunch hadir setiap Senin selama 2022 (dok/Pepper Lunch)


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Bank ANZ Indonesia akan tetap menginvestasikan bisnis di Indonesia, meski ekonomi tahun depan melambat. Namun, bank asal Australia ini memperkirakan, pertumbuhan kredit tahun 2014 lebih lambat ketimbang tahun ini.

CEO Bank ANZ Indonesia, Joseph Abraham, mengatakan pelambatan laju kredit untuk mendukung ekonomi tumbuh moderat, sehingga mencegah overheating. Sity Leo Samudera, Direktur Perbankan Institusional ANZ Indonesia, menambahkan pelambatan kredit akan terjadi pada segmen korporasi, khususnya di sektor komoditas seperti batubara dan kepala sawit.

Menurut Sity, sektor yang masih layak memperoleh pembiayaan adalah agribisnis, pembangkit listrik, dan infrastruktur. Pembiayaan di sektor minyak dan gas juga masih besar. "Kami memproyeksikan kredit konsumer masih akan menunjang pertumbuhan kredit," kata Sity.

Sayang, ANZ enggan menyebut target pertumbuhan kredit tahun depan. Berdasarkan laporan publikasi, kredit per Agustus 2013 hanya tumbuh 2,84% menjadi Rp 23,02 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×