kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.019   -120,00   -0,70%
  • IDX 7.227   256,19   3,68%
  • KOMPAS100 999   40,90   4,27%
  • LQ45 729   27,56   3,93%
  • ISSI 258   8,56   3,43%
  • IDX30 397   14,80   3,87%
  • IDXHIDIV20 485   13,66   2,90%
  • IDX80 112   4,42   4,09%
  • IDXV30 134   3,24   2,48%
  • IDXQ30 128   4,21   3,39%

Laju kredit konstruksi diperkirakan akan semakin meningkat


Kamis, 10 Desember 2020 / 17:20 WIB
ILUSTRASI. Pekerja menyelesaikan pembangunan konstruksi perkantoran di BSD Tangerang Selatan, Selasa (2/6). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/02/06/2020.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Hartati, Direktur OCBC NISP mengatakan, pihaknya akan tetap menjalankan fungsi intermediasi dengan menyalurkan kredit ke berbagai sektor tetapi dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian. 

Bank OCBC NISP juga berkomitmen untuk terus mendukung proses pemulihan ekonomi Indonesia serta menghadirkan solusi dan produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah, baik nasabah korporasi maupun individual.

Baca Juga: Rayakan HUT KPR ke-44 , BTN gelar promo suku bunga KPR mulai dari 4,44%

Di Bank Woori Saudara Tbk, porsi kredit konstruksi tidak terlalu banyak. Sehingga Sadhana Priatmadja, Direktur perseroan menyebut datanya kurang bisa dianalisis.  

Kredit bank ini yang tercatat tumbuh cukup tinggi masih berasal dari industri pengolahan, konsumer, dan perdagangan luar negeri. "Sejak Juni ke November, konsumer sudah tumbuh 9% dan korporasi tumbuh 7%," kata Sadhana.

Selanjutnya: Kredit konstruksi Bank Mandiri tumbuh 21% hingga Oktober

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×