Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.488
  • SUN95,67 0,14%
  • EMAS659.000 0,00%

Laju pertumbuhan DPK perbankan tersendat di 2018, ini pemicunya menurut LPS

Jumat, 14 September 2018 / 10:01 WIB

Laju pertumbuhan DPK perbankan tersendat di 2018, ini pemicunya menurut LPS
ILUSTRASI. Logo Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selesainya efek amnesti pajak ternyata juga berefek pada kinerja bank dalam mengumpulkan dana pihak ketiga (DPK). Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkirakan, tahun ini DPK akan tumbuh lebih lambat ketimbang penyaluran kredit, salah satunya lantaran efek amnesti pajak sudah usai.

"Seperti yang sering dikatakan, efek dari tax amnesty sudah tidak ada. Jadi kami tidak bisa proyeksi kenaikan DPK akan seperti tahun lalu," jelas Fauzi Ichsan, Kepala Eksekutif LPS di Jakarta Rabu (13/9).


Menurutnya, pada tahun ini DPK perbankan hanya akan tumbuh 8%, jauh lebih rendah ketimbang laju penyaluran kredit yang diperkirakan tumbuh hingga 10% di tahun ini.

Catatan saja, pada tahun lalu pertumbuhan DPK secara industri sempat mencapai 9,4%. Meski begitu, pihaknya menyebut pertumbuhan kredit akan lebih tinggi dari tahun lalu yang tumbuh 8,2%. 

Anggota Dewan Komisoner LPS Destry Damayanti mengatakan pertumbuhan kredit yang cepat tahun ini utamanya didorong oleh kenaikan kredit pada sektor konsumsi.

Atas hal itu, Destry mengimbau bank agar lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit untuk memitigasi risiko serta mendorong kredit ke sektor produktif. 

Sebagai tambahan, LPS menyebut dari sisi loan to deposit ratio (LDR) saat ini tengah mengalami kenaikan seiring dengan lebih derasnya pertumbuhan kredit dibanding DPK.

Catatan LPS menunjukkan, per Juli 2018 posisi LDR perbankan ada di level 93,5%, paling tinggi sejak Januari 2013. Pertumbuhan kredit bank umum pada Juli naik 11,54% year on year (yoy) dari 11,09% pada Juni 2018. Pada saat yang sama, pertumbuhan DPK sedikit menurun menjadi 6,88% dari 6,99% pada bulan sebelumnya.

Dus, DPK pada semua kelompok BUKU masih cenderung tumbuh melambat. Kelompok BUKU I bahkan mengalami pertumbuhan negatif sebesar 2,46% yoy dan pertumbuhan tertinggi ada di kelompok BUKU IV sebesar 9,52% yoy.

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang
Editor: Herlina Kartika

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0011 || diagnostic_api_kanan = 0.0458 || diagnostic_web = 0.3633

Close [X]
×