kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.566   13,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Lebih efisien, Bank Neo Commerce optimalkan kolaborasi dengan ekosistem Alibaba Group


Kamis, 15 Juli 2021 / 16:19 WIB
ILUSTRASI. Karyawan dan karyawati beraktivitas di sekitar logo Bank Neo Commerce di Jakarta.


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

Selain menyasar ke sektor produktif, Bank Neo juga menggandeng P2P lending untuk menyasar pembiayaan konsumtif untuk pembiayaan kebutuhan perusahaan yang bersifat konsumtif. 

“Kami harapkan bantuan kredit kami dapat membantu pelaku UMKM untuk beroperasi lebih efisien. Melalui pembiayaan ini, kami harapkan dapat berkontribusi untuk mendorong 30 juta pelaku UMKM dapat Go Digital pada tahun 2023 sebagaimana yang telah dicanangkan pemerintah,” ujar Tjandra.

Hingga saat ini, Bank Neo sudah bekerja sama dengan kurang lebih 9 platform fintech. Untuk pembiayaan produktif, Tjandra bilang sudah bekerjasama dengan Crowdo, Esta Kapital, Restock.id, dan Modal Rakyat.

Sedangkan untuk pembiayaan konsumtif, Bank Neo berkolaborasi dengan Finmas dan Kredito. Sedangkan dalam jangka waktu dekat, Tjandra bilang bakal menggandeng Kredit Cepat, Finplus, Danai.id dan Bantusaku.

Selanjutnya: Pembiayaan PNM mencapai Rp 22,8 triliun di semester I 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×