Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan di industri jasa keuangan mendorong lembaga keuangan semakin mengandalkan pemanfaatan data dan analitik. Langkah ini untuk meningkatkan efektivitas pemasaran kredit.
Kemampuan mengidentifikasi calon debitur yang berpotensi mengajukan pinjaman dinilai menjadi salah satu faktor penting agar kampanye pemasaran lebih tepat sasaran sekaligus efisien.
Sejalan kebutuhan tersebut, PT CRIF Lembaga Informasi Keuangan (CLIK), Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan (LPIP) yang beroperasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memperkenalkan CLIK Propensity Score. Solusi analitik ini membantu lembaga keuangan mengidentifikasi calon peminjam yang berpotensi mengambil kredit dalam tiga bulan ke depan.
CLIK menyebut, solusi tersebut untuk mendukung strategi pemasaran kredit yang lebih presisi. Sehingga lembaga keuangan dapat meningkatkan efektivitas kampanye, mengoptimalkan penggunaan anggaran pemasaran, serta menjangkau calon nasabah pada waktu yang lebih tepat.
Industri jasa keuangan membutuhkan pendekatan yang semakin berbasis data agar dapat memahami kebutuhan dan melayani nasabah lebih baik.
"Melalui CLIK Propensity Score, lembaga keuangan dapat mengambil keputusan lebih akurat. Sehingga upaya pemasaran menjadi lebih efisien dan pertumbuhan bisnis menjadi lebih sehat," ujar Presiden Komisaris PT CRIF Lembaga Informasi Keuangan (CLIK), Rizana Noor dalam keterangannya, Kamis (23/7).
Baca Juga: Banyak Perbankan Terlibat Kasus, OJK Perkuat Pengawasan
CLIK Propensity Score memprediksi kemungkinan seseorang mengambil kredit tanpa agunan berdasarkan perilaku kredit yang tercatat di biro kredit dengan jangka waktu prediksi hingga tiga bulan ke depan.
Model tersebut memanfaatkan bureau-wide intelligence sehingga dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif dibandingkan data internal yang dimiliki masing-masing institusi.
Solusi ini dapat diterapkan pada berbagai produk kredit tanpa agunan Seperti kartu kredit, kredit tanpa agunan (KTA), buy now paylater (BNPL), hingga pinjaman peer-to-peer (P2P).
Vice President Presales & Solution PT CRIF Lembaga Informasi Keuangan (CLIK), Yovi Leonora mengatakan, selama ini banyak lembaga jasa keuangan menjalankan kampanye akuisisi maupun cross-sell tanpa mengetahui calon nasabah yang tengah bersiap mengambil pinjaman baru.
"Dengan CLIK Propensity Score, kami ingin membantu industri melihat sinyal permintaan itu lebih awal, sehingga penawaran bisa sampai ke orang yang tepat, pada momen yang tepat, tanpa mengorbankan disiplin manajemen risiko," jelasnya.
CLIK Propensity Score juga dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan bisnis. Mulai dari kampanye akuisisi, cross-sell, penentuan prioritas bagi relationship manager, hingga penawaran kredit digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














