kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Lima berita keuangan-perbankan terpopuler sepekan


Sabtu, 16 Februari 2013 / 17:15 WIB
ILUSTRASI. Merck . REUTERS/Ralph Orlowski/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD PACKAGE - SEARCH 'BUSINESS WEEK AHEAD NOV 14' FOR ALL IMAGES


Reporter: Dyah Megasari |

1. Empat direktur BCA melepas sebagian saham (klik selengkapnya)

Jajaran direksi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ramai-ramai menjual kepemilikan sahamnya sejak awal tahun ini. Tercatat, hingga Rabu (13/2), ada empat petinggi BCA yang menjual kepemilikan sahamnya.

2. DPR: Bank asing harus jadi PT dan berlaku surut (klik selengkapnya)

Pembahasan revisi Undang-Undang Perbankan masih alot. Namun kini terdapat kecenderungan bahwa status Kantor Cabang Bank Asing (KCBA) tidak akan diperbolehkan berada di Indonesia.

3. Bank DBS targetkan KTA naik 30% (klik selengkapnya)

Bank DBS menargetkan pertumbuhan Kredit Tanpa Agunan (KTA) sebesar 30% tahun ini. Head of Consumer Banking DBS Indonesia Steffano Ridwan mengatakan KTA Bank DBS tersebut diberi nama Dana Bantuan Sahabat.

4. Rencana fixing spot kurs membuat Rupiah kuat (klik selengkapnya)

Rencana Bank Indonesia (BI) untuk memberlakukan fixing spot kurs secara harian sebagai referensi pasar ternyata berdampak baik terhadap nilai tukar Rupiah. Per hari ini, Rupiah berada di posisi 9.680. "Rupiah cukup bagus akhir-akhir ini. Ada juga hubungannya dari kurs referensi pasar itu," kata Direktur Kepala Grup Hubungan Masyarakat BI Difi A. Johansyah, Selasa, (12/2).

5. Laba perbankan tembus Rp 92,83 triliun di 2012 (klik selengkapnya)

Laba bank umum di akhir tahun 2012 tembus Rp 92,83 triliun. Nilai tersebut tumbuh 23,65% dari posisi akhir 2011 yang sebesar Rp 75,07 triliun dan sudah termasuk taksiran pajak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×