kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

LinkAja bakal disuntik Rp 1,5 triliun oleh para pemegang saham


Selasa, 16 April 2019 / 11:54 WIB


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai valuasi PT Fintek Karya Nusantara (Finraya), pengelola platform pembayaran digital pelat merah, LinkAja mulai terang. Direktur PT Bank Mandiri (persero) Tbk (BMRI) Kartika Wirjoatmodjo bilang setidaknya Finraya akan disuntik modal senilai Rp 1,5 triliun.

"Targetnya penyertaan modal dari pemegang saham senilai Rp 1,5 triliun," kata pria yang disapa Tiko ini kepada Kontan.co.id di sela peluncuran Halal Park, Senayan, Jakarta, Selasa (16/4).

Sementara para pemegang saham Finraya disebut Tiko hingga saat ini belum berubah. Yaitu PT Telkomsel sebesar 25%, Bank Mandiri, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) masing-masing akan pegang 20%. 

Kemudian PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), dan PT Pertamina masing-masing pegang 7%. Terakhir PT Jiwasraya sebesar 1%.

"Dari target Rp 1,5 triliun tersebut, maka masing-masing pemegang saham nanti akan menyetor modal sesuai kepemilikan sahamnya. Sementara finalisasi kepemilikannya nanti di Juni," sambung Tiko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×