Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat simpanan dengan suku bunga di atas tingkat bunga penjaminan (TBP) masih lebih 30% total simpanan, tak banyak berubah dari posisi sebelumnya.
Hingga Maret 2026, LPS mencatat total simpanan perbankan mencapai Rp 10.250 triliun atau meningkat 12,9% secara tahunan. Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu menyebut, dari sisi penjaminan, cakupan jumlah rekening yang dijamin tetap konsisten di atas 90%.
Namun, proporsi simpanan bank di atas TBP masih stagnan di atas 30%. Anggito tak bilang berapa angka rinci yang dimaksud. Yang pasti, hingga akhir tahun lalu, simpanan di atas TBP mencapai 33% dari total simpanan
Baca Juga: Revisi Aturan RBB Direncanakan Terbit pada Kuartal III-2026
Meski begitu, Anggito menyebut suku bunga simpanan yang dipatok bank mulai menunjukkan penurunan secara bertahap. “Itu terjadi lintas kelompok deposan dan kelompok bank,” jelas Anggito dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Mengamati tren itu, LPS bersama anggota KSSK berupaya mendorong langkah penyesuaian suku bunga simpanan agar tetap selaras dengan TBP.
Agar dengan begitu, kata Anggito, transmisi kebijakan ke penurunan suku bunga kredit dan efektivitas fungsi intermediasi perbankan dapat semakin kuat.
Untuk diketahui, Bank Indonesia (BI) mencatat pemberian special rate kepada deposan besar saat ini mencapai kisara 26% dari total DPK.
Namun begitu, hingga Maret 2026, suku bunga deposito satu bulan turun sebesar 62 bps dari 4,81% pada awal Januari 2025 menjadi 4,19% pada Maret 2026.
Sementara itu, suku bunga kredit tercatat turun sebesar 44 bps dari 9,20% pada awal Januari 2025 menjadi 8,76% pada Maret 2026.
Baca Juga: Margin Laba Bank Turun, Tapi Bank Fokus Ritel dan UMKM Justru Makin Moncer
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













