kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

Manajemen Bank Mutiara dukung audit forensik


Minggu, 12 Desember 2010 / 15:30 WIB
Manajemen Bank Mutiara dukung audit forensik
ILUSTRASI. Maya Watono


Reporter: Roy Franedya | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Manajemen Bank Mutiara mendukung sepenuhnya rencana pemerintah untuk melakukan audit forensik terhadap Bank Mutiara. Langkah ini dicetuskan oleh pemerintah untuk menyelesaikan masalah bailout Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun.

Direktur Utama Bank Mutiara Maryono mengatakan, audit forensik perlu dilakukan agar semua masalah mengenai Bank Century dapat diselesaikan dan semua bisa mengetahui duduk permasalahan secara jelas. "Audit forensik sifatnya sangat detail dan mendalam sehingga semua masalah menjadi jelas," ujarnya.

Maryono menyarankan pemerintah untuk melakukan audit forensik mulai dari 2001 hingga 2008, sebelum Bank CIC belum merger hingga merger menjadi Bank Century dan kemudian menjadi Bank Mutiara. "Audit forensik ini akan berdampak positif karena kemungkinan aset-aset yang belum terlacak bisa ditelusuri dan dikejar sehingga bisa mempercepat recovery aset," tambahnya.

Informasi saja, Hingga september 2010, manajemen baru Bank Mutiara telah melakukan recovery aset sebesar Rp 1,6 triliun. Rinciannya, Rp 779,35 miliar dari restrukturiasasi L/C bermasalah, Rp 341,4 miliar penyelesaian kredit bermasalah, Rp 294,4 miliar penjualan surat berharga, dan Rp 62,8 miliar aset yang diambil alih. Tahun depan, Bank Mutiara menargetkan recovery aset sebesar Rp 835 miliar.

Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Firdaus Jaelani mengatakan perkiraan anggaran yang dibutuhkan untuk audit forensik mencapai US$ 2-10 juta. Namun jumlah tersebut masih menyesuaikan dengan kedalamaan audit yang diinginkan oleh Tim Pengawas Century. "Kita akan sesuaikan ke dalamnya. Dana ini nantinya akan ditanggung LPS selaku pemegang saham Bank Mutiara," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×