kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Mandiri Finance incar pendapatan Rp 1,2 triliun


Rabu, 12 Agustus 2015 / 16:28 WIB
Mandiri Finance incar pendapatan Rp 1,2 triliun


Reporter: Dina Farisah | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Mandiri Tunas Finance menorehkan pendapatan semester I-2015 sebesar Rp 919 miliar. Pihaknya mengincar target pendapatan Rp 1,2 triliun hingga akhir tahun.

Ade Cahyo Nugroho, Direktur Keuangan PT Mandiri Tunas Finance menjelaskan, pendapatan perusahaan dalam kurun waktu enam bulan mencapai Rp 919,4 miliar. Pendapatan ini tumbuh 29,14% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 711,9 miliar.

Positifnya kinerja ini mendorong Mandiri Finance mantap memasang target pendapatan hingga Rp 1,2 triliun pada akhir tahun.

"Pendapatan hingga semester I-2015 telah mencapai 76% dari target pendapatan akhir tahun. Kami optimistis di akhir tahun dapat membukukan Rp 1,2 triliun," ujar Cahyo, Rabu (12/8).

Seiring dengan pertumbuhan pendapatan, perusahaan pembiayaan ini juga mencatatkan pertumbuhan aset. Total aset Mandiri Finance per Juni 2015 sebesar Rp 8,2 triliun. Angka ini tumbuh 19,64% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 6,87 triliun.

Mandiri Finance juga menjaga kualitas kredit dengan menjaga rasio kredit macet atau non performing financing (NPF) sebesar 1,1%. Rasio NPF ini sedikit turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1,12%.

Meski rapor sudah terbilang memuaskan, Mandiri Finance masih memiliki pekerjaan rumah dari induk usaha, yakni meningkatkan market share. Ignatius Susatyo Wijoyo, Direktur Utama PT Mandiri Tunas Finance menuturkan, periode Januari hingga Juni 2015, market share Mandiri Finance mencapai 13,53%. Pihaknya ingin memperluas market share menjadi 15% hingga akhir tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×