kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Mandiri: Isi Gopay dikenakan biaya itu hoax


Rabu, 13 September 2017 / 18:01 WIB
Mandiri: Isi Gopay dikenakan biaya itu hoax


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - PT Bank Mandiri Tbk membantah secara resmi informasi yang menyebut pengenaan biaya pada isi ulang saldo layanan Gopay dari aplikasi Go-jek. Hal ini ditegaskan oleh Rohan Hafas Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri.

Rohan bilang, Bank Mandiri tidak mengenakan biaya apapun untuk isi ulang saldo Gopay."Kami tidak memperkenankan pengenaan biaya seperti itu ke konsumen," kata Rohan, ketika dikonfirmasi, Rabu (13/9).

Gopay tercatat merupakah salah satu instrumen pembayaran yang digunakan untuk aplikasi transportasi online Go-Jek.

Sebelumnya, berdasarkan informasi dari Go-jek yang diterima KONTAN disebutkan, per 15 September 2017 ada kebijakan baru dari Bank Mandiri terkait biaya pengisian saldo Gopay ini.

Kebijakan baru ini membuat nilai pengisian saldo Gopay akan terpotong Rp 2.500 per transaksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×