kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Adira Finance Salurkan Pembiayaan Syariah Rp 2,8 Triliun pada Maret 2026


Jumat, 22 Mei 2026 / 21:31 WIB
Adira Finance Salurkan Pembiayaan Syariah Rp 2,8 Triliun pada Maret 2026
ILUSTRASI. Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani (KONTAN/Ivanka Rahmana)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk mencatat pertumbuhan yang positif pada segmen pembiayaan syariah.

Per Maret 2026, Adira Finance telah menyalurkan pembiayaan syariah sebesar Rp2,8 triliun. 

"Angka tersebut masih tumbuh positif (double digit) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," ungkap Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani, kepada Kontan, Jumat (22/5/2026).

Menurut Gani, bisnis pembiayaan syariah masih memiliki peluang yang cukup besar seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap alternatif pembiayaan yang lebih fleksibel dan berbasis prinsip syariah.

Baca Juga: Mengukur Prospek TUGU Hadapi Dinamika 2026

Ditambah, pangsa pangan pembiayaan syariah di industri multifinance yang masih relatif rendah menunjukkan ruang pertumbuhan yang masih luas.

Adapun segmen pembiayaan yang dipandang potensial tidak hanya dari sektor otomotif saja, melainkan segmen multiguna dan kebutuhan pembiayaan lainnya yang terus berkembang.

Dari potensi dan peluang yang masih ada, Adira Finance akan terus memperluas pasar syariah melalui berbagai strategi pengembangan dan inovasi produk. Fokus akan diarahkan pada penguatan ekosistem komunitas syariah, memperluas jaringan perusahaan, dan peningkatan penetrasi produk non-otomotif.

Selain itu, mereka juga akan meningkatkan retensi nasabah syariah melalui perbaikan proses layanan dan pengalaman pelanggan.

Baca Juga: SMI Beri Pembiayaan Rp 69,7 Miliar ke Pemkab Padang Pariaman untuk Pengembangan RSUD

Oleh karena itu, menurut Gani, penting bagi mereka untuk terus mendorong literasi dan pemahaman masyarakat terhadap produk pembiayaan syariah. Hal ini dilakukan karena upaya peningkatan pangsa pasar pembiayaan syariah tidak hanya mengandalkan potensi pasar saja, melainkan edukasi, konsistensi distribusi, dan value proposition yang jelas bagi konsumen

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×