kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45700,06   2,33   0.33%
  • EMAS938.000 -0,85%
  • RD.SAHAM 0.36%
  • RD.CAMPURAN 0.15%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.14%

Mandiri Tunas Finance catatkan pembiayaan syariah Rp 1,3 triliun di semester I 2019


Kamis, 01 Agustus 2019 / 22:02 WIB
Mandiri Tunas Finance catatkan pembiayaan syariah Rp 1,3 triliun di semester I 2019

Reporter: Ahmad Ghifari | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meskipun pembiayaan syariah multfinance melesu hingga paruh musim ini, namun pembiayaan syariah PT Mandiri Tunas Finance (MTF) pada semester I 2019 mencatatkan pertumbuhan yang signifikan dibandingkan periode sama tahun lalu.

Direktur MTF Harjanto Tjitohardjojo menyatakan untuk pembiayaan syariah, MTF membantu Bank Syariah Mandiri (BSM) dalam sisi servicing (bantu pelaksanaan di lapangan) sementara pembukuannya di BSM.

Baca Juga: Total utang Dunaitex Group mencapai Rp 18,61 triliun, ini daftarnya

"Produk Kendaraan Berkah atau BSM Otomotif year to date (Ytd) Juli 2019 sebesar Rp 1,342 triliun, jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 686 miliar," ujar Harjanto Tjitohardjojo kepada Kontan.co.id, Kamis (1/8).

Harjanto bilang, pertumbuhan ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, sosialisasi BSM ke nasabahnya dengan memberikan paket dengan marjin yang kompetitif.

Kedua, BSM ikut serta dalam event Pameran MTF seperti MTF Autofiesta Medan, Menado, Jakarta, BSD Tangerang, Denpasar Bali. Dan selanjutnya di Lampung, Surabaya, Makassar, Bandung, Semarang. Ketiga, BSM giat menggarap coorporate customer dengan paket Kendaraan Berkah.

Baca Juga: Pembiayaan syariah melorot, ini kata OJK

Adapun MTF menargetkan tahun ini pembiayaan syariah sebesar Rp 2 triliun, dan strategi untuk mencapai target tersebut menggunakan ketiga langkah yang dijelaskan sebelumnya.

"Secara produk 100% mobil baru untuk syariahnya. kalau untuk MTF Syariah tidak ada, MTF hanya membantu akuisisi pembiayaan dari Bank Syariah Mandiri. Kalau cabang BSM ada 700, akan tambah lagi atau tidak saya tidak bisa publikasikan,"jelasnya.

Sebagai informasi, Kinerja perusahaan multifinance masih tertekan terutama pada sektor bisnis Pembiayaan syariah yang semakin melemah. 

Baca Juga: Alhamdulillah, pembiayaan syariah Adira Finance tumbuh 57% di semester I 2019

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, semester 1 2019 sebesar Rp 17.1 triliun. Jumlah itu menurun drastis apabila dibandingkan dengan periode yg sama tahun lalu yaitu sebesar Rp 23,8 triliun.




TERBARU

Close [X]
×