Reporter: Ade Priyatin | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Platform marketplace asuransi ZenInsure Indonesia mencatat, adanya perubahan signifikan dalam perilaku konsumen dalam memilih produk asuransi.
Berdasarkan data pengguna, sekitar 80% konsumen kini membandingkan lebih dari satu polis sebelum mengambil keputusan pembelian.
Rata-rata, pengguna platform ini membandingkan hingga tiga penawaran polis.
Baca Juga: Transaksi Valas Melesat, BI Perketat Transaksi Dolar Tanpa Underlying
Artinya, konsumen saat ini semakin selektif dan tidak hanya mempertimbangkan harga premi, tetapi juga manfaat perlindungan, proses klaim, hingga kualitas layanan yang diberikan.
“Jadi konsumen semakin pintar dan bijak. Mereka benar-benar membandingkan beberapa alternatif pilihan sebelum mengambil keputusan,” ujar Country Head ZenInsure Indonesia, I Ketut Adi Putra Kusnadi, dalam media briefing, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, kondisi ini membuat marketplace asuransi tidak lagi sekadar menjadi kanal distribusi, tetapi juga berperan sebagai sarana edukasi dan peningkatan transparansi bagi konsumen.
Di tengah tren tersebut, bisnis marketplace asuransi juga mencatat pertumbuhan yang kuat.
Baca Juga: ACC Catat Pertumbuhan Piutang Pembiayaan, NPF Tetap di Bawah 1%
ZenInsure mengklaim membukukan pertumbuhan bisnis tiga kali lipat pada kuartal I-2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sepanjang tahun ini, perusahaan juga telah menerbitkan 10.000 polis asuransi.
Sebagai platform yang bermitra dengan perusahaan asuransi umum dan kesehatan, portofolio ZenInsure didominasi oleh asuransi kendaraan sebesar 60% dan asuransi kesehatan sebesar 30%.
Sejalan dengan itu, Senior Executive Vice President Zurich Asuransi Indonesia Sukma Darma menilai, kebutuhan konsumen terhadap produk asuransi terus berkembang dan semakin beragam.
“Karena itu, penting bagi industri untuk terus berinovasi dan menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan nasabah,” ujarnya.
Baca Juga: Piutang Pembiayaan Tumbuh 18% per Maret 2026, Adira Finance Beberkan Penyebabnya
Ia menambahkan, kemitraan dengan marketplace membantu perusahaan asuransi memahami kebutuhan konsumen secara lebih mendalam sekaligus menghadirkan solusi yang lebih sesuai untuk berbagai segmen.
Pada segmen asuransi umum, perubahan tren terlihat dari meningkatnya permintaan perlindungan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
ZenInsure mencatat penjualan asuransi EV tumbuh lima kali lipat pada kuartal I-2026.
Sementara itu, perlindungan kendaraan komprehensif masih menjadi pilihan utama konsumen, meski permintaan asuransi Total Loss Only (TLO) juga meningkat signifikan hingga tumbuh lima kali secara tahunan.
Baca Juga: CNAF: Ketidakpastian Ekonomi Turut Berdampak Bagi Kinerja Multifinance per Maret 2026
Di sisi lain, President Director Asuransi Reliance Indonesia Pepe Arinata melihat, tren serupa di asuransi kesehatan.
Konsumen kini semakin memperhatikan keseimbangan antara premi dan manfaat perlindungan.
“Konsumen semakin selektif dan lebih memperhatikan value for money dari perlindungan yang mereka pilih,” ujarnya.
Untuk asuransi jiwa dan kesehatan, keberadaan marketplace mempermudah konsumen dalam membandingkan manfaat, jaringan rumah sakit, hingga layanan tambahan dari masing-masing perusahaan asuransi.
Tren lain yang berkembang adalah meningkatnya minat terhadap produk kesehatan berbasis preventif dan wellness.
Baca Juga: Marketplace Asuransi ZenInsure Tumbuh 3x Lipat, 10.000 Polis Tercetak di Awal 2026
Reliance juga mulai mengembangkan solusi yang tidak hanya berfokus pada perlindungan saat sakit, tetapi juga pada pencegahan melalui gaya hidup sehat.
Selain itu, digitalisasi turut mendorong distribusi asuransi kesehatan menjadi lebih terintegrasi dengan layanan kesehatan dan platform digital, sekaligus membuka akses ke segmen baru seperti pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) yang sebelumnya belum banyak terjangkau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












