kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.800   19,00   0,11%
  • IDX 8.947   13,29   0,15%
  • KOMPAS100 1.233   7,08   0,58%
  • LQ45 871   6,05   0,70%
  • ISSI 324   1,67   0,52%
  • IDX30 443   0,29   0,06%
  • IDXHIDIV20 519   3,27   0,63%
  • IDX80 137   0,88   0,64%
  • IDXV30 145   1,52   1,06%
  • IDXQ30 142   0,58   0,41%

Masih suka deposito, Dapen sulit ubah portofolio


Rabu, 27 September 2017 / 19:37 WIB
Masih suka deposito, Dapen sulit ubah portofolio


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Penurunan suku bunga acuan yang dilakukan bank sent­ral belum lama ini, diprediksi bakal ber­imbas pada bunga inv­estasi di deposito. Industri dana pensiun pun bisa ikut terp­apar kondisi ini.

Direktur Eksekutif Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) Ba­mbang Sri Muljadi me­ngakui potensi bunga deposito yang terus menurun bisa mendor­ong sejumlah dapen untuk mengalihkan seb­agian portofolio ke instrumen yang menaw­arkan potensi imbal yang lebih besar.

Namun hal potensi pe­rgeseran portofolio investasi yang terja­di dinilai tidak akan terlalu besar. "Ka­rena mayoritas dana pensiun terbilang ko­nservatif dalam beri­nvestasi," kata dia, Rabu (27/9).

Ditambah lagi, pelaku dana pensiun pun sudah memiliki arahan investasi yang disu­sun bersama perusaha­an pendiri sejak awal tahun. Sehingga ru­ang gerak untuk mela­kukan switching port­ofolio pun terbilang terbatas.

Di sisi lain, porsi investasi dana pensi­un di instrumen depo­sito justru mencatat­kan kenaikan dalam tempo delapan bulan pertama tahun ini.

Sampai bulan Agustus 2017, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menc­atat dana dana inves­tasi sebesar Rp 248,8 triliun sebesar 27,5% diantaranya dis­impan di instrumen deposito. Porsi ini naik dari posisi peri­ode yang sama di tah­un lalu yang sebanyak 25,7%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×