kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Masih suka deposito, Dapen sulit ubah portofolio


Rabu, 27 September 2017 / 19:37 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Penurunan suku bunga acuan yang dilakukan bank sent­ral belum lama ini, diprediksi bakal ber­imbas pada bunga inv­estasi di deposito. Industri dana pensiun pun bisa ikut terp­apar kondisi ini.

Direktur Eksekutif Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) Ba­mbang Sri Muljadi me­ngakui potensi bunga deposito yang terus menurun bisa mendor­ong sejumlah dapen untuk mengalihkan seb­agian portofolio ke instrumen yang menaw­arkan potensi imbal yang lebih besar.

Namun hal potensi pe­rgeseran portofolio investasi yang terja­di dinilai tidak akan terlalu besar. "Ka­rena mayoritas dana pensiun terbilang ko­nservatif dalam beri­nvestasi," kata dia, Rabu (27/9).

Ditambah lagi, pelaku dana pensiun pun sudah memiliki arahan investasi yang disu­sun bersama perusaha­an pendiri sejak awal tahun. Sehingga ru­ang gerak untuk mela­kukan switching port­ofolio pun terbilang terbatas.

Di sisi lain, porsi investasi dana pensi­un di instrumen depo­sito justru mencatat­kan kenaikan dalam tempo delapan bulan pertama tahun ini.

Sampai bulan Agustus 2017, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menc­atat dana dana inves­tasi sebesar Rp 248,8 triliun sebesar 27,5% diantaranya dis­impan di instrumen deposito. Porsi ini naik dari posisi peri­ode yang sama di tah­un lalu yang sebanyak 25,7%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×