kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.903   68,00   0,38%
  • IDX 6.307   -67,81   -1,06%
  • KOMPAS100 821   -11,43   -1,37%
  • LQ45 625   -8,04   -1,27%
  • ISSI 218   -2,47   -1,12%
  • IDX30 346   -4,13   -1,18%
  • IDXHIDIV20 430   -4,00   -0,92%
  • IDX80 94   -1,24   -1,30%
  • IDXV30 118   -0,94   -0,79%
  • IDXQ30 111   -1,25   -1,11%

Maybank Indonesia Raup Laba Bersih Rp 372 Miliar per Agustus 2026


Kamis, 24 September 2026 / 12:03 WIB
Maybank Indonesia Raup Laba Bersih Rp 372 Miliar per Agustus 2026
ILUSTRASI. Bank Maybank Indonesia (Dok/Maybank Indonesia)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Maybank Indonesia Tbk berupaya menjaga laju pertumbuhan kinerjanya selama delapan bulan pertama tahun ini.

Hingga Agustus 2026, emiten bank berkode saham BNII ini mencatatkan laba bersih secara bank only sebanyak Rp 372,48 miliar. Dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, capaian ini mencerminkan penurunan 47,1% dari posisi Rp 704,09 miliar. 

Berdasarkan laporan keuangan bulanannya, capaian laba bersih bank dalam periode ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor. 

Di antaranya, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) bank yang terkoreksi tipis 0,03% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 3,38 triliun. 

Jika dirinci, pendapatan bunga bank memang turun 2,33% yoy menjadi Rp 6,79 triliun, meski beban bunga bank juga berhasil turun 4,51% yoy menjadi Rp 3,41 triliun. 

Dari sisi operasional lainnya, beban impairment Maybank selama dalam periode ini sejatinya turun 7,82% yoy menjadi Rp 352,33 miliar. Di saat yang sama, pendapatan komisi/provisi/fee dan administrasi berhasil tumbuh 18,07% yoy menjadi Rp 723,86 miliar. 

Baca Juga: Maybank Indonesia Resmi Beroperasi sebagai Grup Keuangan Terintegrasi

Namun, ada penurunan pada sejumlah pos pendapatan lainnya, yang mana keuntungan dari peningkatan nilai wajar aset keuangan turun 85,65% yoy menjadi Rp 54,72 miliar, keuntungan dari penjualan aset keuangan susut 94,72% yoy menjadi Rp 4,63 miliar, dan pendapatan dividen turun 86,18% yoy menjadi Rp 29,34 miliar. 

Ditambah dengan catatan kerugian dari transaksi spot dan derivatif forward sebesar Rp 95 miliar dari posisi untung Rp 178,71 miliar pada tahun sebelumnya, laba operasional bank susut 48,52% yoy menjadi Rp 416,18 miliar. 

Dari sisi intermediasi, total pembiayaan yang disalurkan Maybank Indonesia mencapai Rp 111,43 triliun atau naik 4,01% yoy.  Rinciannya, kredit bank naik 1,37% yoy menjadi Rp 78,52 miliar dan pembiayaan syariah tumbuh 10,93% yoy menjadi Rp 32,92 miliar. 

Baca Juga: Maybank Indonesia Salurkan Pembiayaan Berkelanjutan Rp 19,23 Triliun Hingga Juni 2026

Dus, total aset bank dalam periode ini mencapai Rp 197,14 triliun atau tumbuh 10,95% yoy.

Adapun total dana pihak ketiga (DPK) Maybank Indonesia tumbuh 3,8% yoy menjadi Rp 127,31 triliun. Rinciannya, giro naik 25,34% yoy menjadi Rp 54,88 triliun, tabungan tumbuh 10,06% yoy menjadi Rp 25,61 triliun, sementara deposito turun 15,78% yoy menjadi Rp 46,81 triliun. 

Dengan begitu, rasio pendanaan terhadap kredit (loan to deposit ratio/LDR) bank ada di posisi 87,53%, relatif stabil dari posisi 87,53% pada tahun sebelumnya. 

Baca Juga: Maybank Indonesia (BNII) Raup Laba Rp 401 Miliar hingga Juli 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×