kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45995,96   -12,32   -1.22%
  • EMAS991.000 1,02%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Mayoritas KUR BRI Disalurkan untuk Sektor Produksi


Sabtu, 24 September 2022 / 23:00 WIB
Mayoritas KUR BRI Disalurkan untuk Sektor Produksi


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berupaya menyalurkan jatah kredit usaha rakyat (KUR) jelang akhir kuartal ketiga 2022. Corporate Secretary Bank BRI Aestika Oryza Gunarto menyatakan optimistis tahun ini dapat menyalurkan semua plafon KUR 2022 sebesar Rp 254,1 triliun. 

"Hingga Agustus 2022 BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 164,25 Triliun kepada 4,3 juta nasabah atau setara 64,64% dari target tahun ini," paparnya kepada Kontan.co.id pada pekan lalu. 

Lanjutnya, mayoritas penyaluran KUR BRI disalurkan kepada sektor produksi yang hingga mencapai 57,88% dari total penyaluran KUR BRI per Agustus 2022. Ia mengatakan BRI telah menyiapkan Strategi selective growth dalam penyaluran KUR. Selaras dengan strategi penyaluran kredit BRI secara umum. 

Baca Juga: BRI Ingin Layani 12 Juta Pelaku Usaha Mikro yang Mengakses Rentenir

"Selain itu BRI akan memanfaatkan hyperlocal ecosystem dengan fokus pada ekosistem desa, pasar kelompok usaha dan komoditas tertentu. BRI juga terus melakukan pemberdayaan melalui digitalisasi, yakni dengan platform PARI, Localoka dan Pasar.id," tambahnya. 

Untuk menjaga kualitas KUR yang disalurkan, BRI menerapkan strategi selective growth. Disamping itu BRI juga membuat sektor sektor prioritas dalam penyaluran KUR, seperti perdagangan dan pertanian. BRI juga terus memperkuat penggunaan data analytic untuk memperkuat proses credit underwriting serta meningkatkan success rate restrukturisasi. 

"Hal tersebut berdampak positif terhadap kualitas KUR yang disalurkan, dimana hingga Agustus 2022 NPL KUR BRI tercatat dikisaran 1,42%," katanya. 

 

 

Strategi lain untuk meningkatkan penyaluran KUR di tahun 2022 yakni melalui optimalisasi ekosistem ultra mikro, yang saat ini menjadi new source of growth bagi BRI.

"Terbentuknya ekosistem ultra mikro yang mengintegrasikan seluruh layanan keuangan BRI, Pegadaian dan PNM ke dalam suatu ekosistem besar akan memperkuat peran BRI dalam mendukung pemberdayaan dan pengembangan usaha masyarakat, khususnya segmen mikro dan segmen ultra mikro," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×