Reporter: Mona Tobing | Editor: Dikky Setiawan
JAKARTA. Laba perusahaan asuransi jiwa melompat. Pada Mei 2016, total laba komprehensif industri asuransi jiwa naik 135%. Kondisi ini ditopang atas perbaikan iklim investasi pasar modal memasuki kuartal II 2016.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total laba komprensif asuransi jiwa pada Mei 2016 sebesar Rp 7,74 triliun tumbuh 135% dibandingkan pada Mei 2015 sebesar Rp 3,28 triliun.
Pertumbuhan laba disokong dengan naiknya perolehan pendapatan premi plus hasil investasi perusahaan asuransi jiwa. Rinciannya, pendapatan premi tumbuh 14,7% secara year on year (yoy) menjadi Rp 50,25 triliun pada Mei 2016. Lalu, hasil investasi naik 40,7% menjadi Rp 9,64 triliun pada Mei 2016.
Membaiknya iklim investasi memasuki kuartal dua menjadi pengerak pertumbuhan laba.
Sebelumnya, Hendrisman Rahim, Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memprediksi, pertumbuhan premi tahun ini bisa mencapai 15% hingga 20%.
Jika investasi pasar modal membaik, ia optimis kinerja perusahaan asuransi jiwa akhir tahun akan ikut membaik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












