kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Mendorong penyaluran kredit ke UMKM, BCA gunakan cara ini


Kamis, 13 Agustus 2020 / 07:55 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saat  pandemi Covid-19, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi salah satu segmen yang mengalami perlambatan paling dalam. 

Merujuk pada analisis uang beredar yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI), per Juni 2020 realisasi kredit UMKM tercatat menurun 0,4% secara year on year (yoy) menjadi Rp 1.015,4 triliun. Posisi ini juga melambat kalau dibandingkan dengan periode sebulan sebelumnya yang sempat naik 1,4% yoy. 

Kalau dirinci, sebenarnya hanya sektor usaha menengah saja yang mengalami penurunan sebesar 4,6% secara tahunan menjadi Rp 424,3 triliun di bulan Juni 2020. Namun, segmen menengah memang terbilang dominan bila dibandingkan dengan segmen mikro dan kecil. 

Baca Juga: BUMN ikut bantu pendataan penerima bantuan kerja UMKM

Kendati demikian, sejatinya kedua segmen mikro dan kecil memang belum tumbuh tinggi alias hanya naik satu digit saja sejak beberapa bulan terakhir. Perlambatan kredit UMKM juga terjadi di seluruh jenis kredit baik modal kerja (KMK) maupun kredit investasi (KI) merujuk data BI. 

Menjawab hal itu, pemerintah sebenarnya sejak awal Covid-19 menjadi pandemi atau pertengahan Maret 2020 memang memfokuskan perbaikan kredit dari sisi UMKM. Mulai dari restrukturisasi, hingga subsidi bunga. 

Perbankan juga turut aktif mendorong segmen UMKM. Salah satunya Bank Central Asia (BCA)




TERBARU

[X]
×