Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
\KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengembangan kapasitas usaha menjadi salah satu faktor penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing serta memperluas akses pasar. Selain akses pembiayaan, pelaku UMKM membutuhkan pendampingan dalam pengelolaan bisnis, pemasaran, hingga pengembangan produk.
Maka, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjalankan program BRIncubator 2026 untuk meningkatkan kapasitas bisnis UMKM binaan Rumah BUMN BRI. Program inkubasi ini menyasar pelaku usaha yang telah melalui proses kurasi untuk mendapatkan pendampingan sesuai tahapan perkembangan bisnis masing-masing.
Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya menjelaskan, BRIncubator merupakan bagian dari strategi perseroan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM agar mampu berkembang di tengah persaingan pasar.
"Perlu upaya penguatan kapasitas dan kapabilitas melalui pembinaan berkelanjutan. Penguatan mencakup pengembangan pola pikir (mindset) kewirausahaan, strategi bisnis, literasi keuangan, digitalisasi usaha, hingga pembekalan mengenai peluang ekspor," jelas dia dalam keterangan tertulis, Senin (2/11).
Baca Juga: OJK Setujui Merger Tiga BPR ke BPR Arthaguna Mandiri
Sejak diluncurkan pada tahun 2018, BRIncubator menjadi salah satu program pembinaan bagi UMKM binaan Rumah BUMN BRI. Pada 2026, program ini mencakup tiga kategori usaha, yakni food & beverage, fashion & beauty, serta home decor & craft.
Melalui program tersebut, peserta mendapatkan pelatihan dan pendampingan intensif untuk mengembangkan bisnis serta mempersiapkan produk agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.
Ia berharap, rangkaian pembinaan tersebut dapat membantu peserta meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas akses pasar.
"Harapan kam, seluruh rangkaian pelatihan dan pendampingan ini dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat daya saing, serta membuka peluang pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global," terang Akhmad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














