kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Minimalisir uang palsu dengan e-money


Rabu, 01 Agustus 2012 / 12:54 WIB
Minimalisir uang palsu dengan e-money
ILUSTRASI. Petugas gabungan memeriksa identitas pengendara sepeda motor dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat


Reporter: Anna Suci Perwitasari |

JAKARTA. Untuk memperkecil beredarnya uang palsu menjelang hari raya Idul Fitri, Bank Indonesia (BI) menyarankan agar masyarakat lebih memilih melakukan transaksi melalui electronic money alias e-money.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat BI Difi Johansyah mengklaim, transaksi melalui e-money jauh lebih aman daripada uang tunai. "Sekarang serba canggih. Misalkan kirim uang dengan nominal yang lumayan besar melalui ATM makin gampang," ungkapnya, Selasa (31/7) malam.

Selain melalui ATM, transaksi elektronik ini sudah dapat dilakukan nasabah dengan menggunakan internet banking yang juga lebih praktis. Ini adalah salah satu cara yang dilakukan regulator perbankan guna menekan beredarnya uang palsu yang memang marak terjadi saat bulan puasa dan Lebaran.

BI mengaku telah melakukan sosialisasi ke berbagai daerah mengenai penggunaan e-money tersebut. Menurutnya, sejak melakukan sosialisasi ini, jumlah fraud yang tercatat makin menurun.

"Kalau secara umum yang masih dalam batas normal dilihat yaitu enam lembar hingga sembilan lembar uang palsu per Rp 1 juta. Kalau yang bahaya itu ya uang palsunya sudah 100 lembar per Rp 1 juta," pungkasnya.

Sayang hingga saat ini, BI belum memiliki data mengenai peredaran uang palsu sepanjang bulan puasa kali ini. Namun BI mengindikasikan peredarannya cenderung normal dan belum terjadi peningkatan yang signifikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×