kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.968   44,00   0,25%
  • IDX 6.186   -56,12   -0,90%
  • KOMPAS100 806   -6,86   -0,84%
  • LQ45 616   -5,14   -0,83%
  • ISSI 214   -1,48   -0,69%
  • IDX30 341   -2,91   -0,85%
  • IDXHIDIV20 428   -0,98   -0,23%
  • IDX80 92   -0,81   -0,87%
  • IDXV30 116   -0,09   -0,07%
  • IDXQ30 110   -0,55   -0,49%

Modal inti naik, Bank BJB berhasil naik kelas


Kamis, 27 Maret 2014 / 14:20 WIB
ILUSTRASI. Jangan ketinggalan ikut pilah-pilih saham yang berpotensi naik memanfaatkan window dressing. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Walaupun bagi dividen sebesar 55% dari laba bersih, namun PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten (BJBR) atau akrab disebut Bank BJB tetap berhasil meningkatkan statusnya menjadi bank umum kelompok usaha (BUKU) III. Saat ini, modal inti BJB berada pada angka Rp 5,48 triliun.

"Kami bagi dividen Rp 78,1 per saham atau total Rp 757,28 miliar," tutur Bien Subiantoro, Direktur Utama BJB, kepada KONTAN, Kamis (27/3). Sepanjang tahun lalu, BJB membukukan laba bersih sebesar Rp 1,37 triliun, naik 15,3% jika dibandingkan pada tahun 2012.

Bien menerangkan, sisa laba bersih BJB atau sebesar 45% yang setara dengan Rp 619,38 miliar akan  dialokasikan sebagai cadangan umum. "Sehingga menambah modal inti kami. Setelah pembagian dividen, modal inti kami Rp 5,48 triliun dengan rasio kecukupan modal (CAR) 16,91% dan masuk menjadi BUKU III," terang Bien.

Sebagai perbandingan, tahun lalu BJB hanya mendapat persetujuan membagi dividen sebesar 56% dari laba bukan konsolidasi atau Rp 663,8 miliar. Dividen yang dibagi itu dihitung berdasarkan laba perseroan tanpa anak perusahaan, yakni Rp 1,18 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×