kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.561.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 17.952   25,00   0,14%
  • IDX 5.854   -89,33   -1,50%
  • KOMPAS100 759   -11,08   -1,44%
  • LQ45 588   -6,64   -1,12%
  • ISSI 201   -4,09   -1,99%
  • IDX30 328   -3,50   -1,06%
  • IDXHIDIV20 421   -2,87   -0,68%
  • IDX80 87   -1,11   -1,26%
  • IDXV30 116   -0,65   -0,56%
  • IDXQ30 108   -0,79   -0,73%

Modal Ventura Lirik Peluang Investasi pada Startup Berbasis AI


Kamis, 15 Oktober 2026 / 14:56 WIB
Modal Ventura Lirik Peluang Investasi pada Startup Berbasis AI
ILUSTRASI. Industri modal ventura masih melihat peluang investasi pada startup berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di tengah fenomena tech winter  (REUTERS/Dado Ruvic)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri modal ventura masih melihat peluang investasi pada startup berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di tengah fenomena tech winter yang masih membayangi industri.

Sejalan dengan itu, Ketua Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) Eddi Danusaputro mengatakan anggota Amvesindo terbuka untuk berinvestasi pada bisnis yang memanfaatkan AI.

"Para anggota atau venture capital (VC) kami sangat terbuka untuk berinvestasi pada bisnis-bisnis yang memanfaatkan AI guna membantu pengembangan produk, skalabilitas, dan lain sebagainya," ujar Eddi dalam tanggapan tertulis kepada Kontan, Kamis (15/10/26).

Sayangnya, peluang pendanaan tersebut masih dibayangi kondisi tech winter yang membuat investor lebih berhati-hati dalam memilih perusahaan rintisan.

Baca Juga: Sumber Pendanaan Modal Ventura Didominasi Pinjaman Dalam Negeri

Situasi ini juga menuntut para pendiri startup atau founder untuk lebih tekun mencari investor yang memiliki mandat investasi sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan bisnis mereka.

Oleh karena itu, kesesuaian antara bisnis startup dan mandat investasi perusahaan modal ventura menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh para founder dalam mencari pendanaan.

Di sisi lain, Amvesindo juga melihat peluang investasi pada berbagai sektor yang menawarkan solusi terhadap persoalan masyarakat.

Beberapa sektor yang mulai dilirik investor antara lain, climatetech atau teknologi iklim, ekonomi sirkular, dan energi terbarukan. Selain itu, sektor lain seperti fintech, logistik, dan healthtech juga dinilai masih diminati oleh investor.

Sementara itu, untuk memperluas akses pendanaan dan pasar bagi startup Indonesia, Amvesindo rutin berkomunikasi dengan investor luar negeri serta menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk menarik minat mereka berinvestasi di Indonesia.

Amvesindo juga berupaya menghubungkan startup lokal dengan pasar global melalui berbagai acara, konferensi, dan program delegasi.

Baca Juga: OJK Catat 8 Perusahaan Modal Ventura Belum Penuhi Ketentuan Ekuitas Minimum

Dengan meningkatnya minat investor terhadap pemanfaatan AI dan sektor-sektor lainnya, maka peluang pendanaan oleh industri modal ventura masih terbuka untuk ke depannya.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pembiayaan modal ventura tercatat sebesar Rp 16,50 triliun atau naik 1,05% Year on Year (YoY per Agustus 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×