Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan modal ventura dengan kategori Venture Capital Corporation (VCC) dari Sinar Mas Land, Living Lab Ventures (LLV), mengatakan, industri masih akan menghadapi sejumlah tantangan yang cukup dinamis hingga akhir 2026.
Partner Living Lab Ventures Bayu Seto menyampaikan tantangannya, seperti ketidakpastian geopolitik global, pergerakan suku bunga acuan, fluktuasi nilai tukar, serta perubahan sentimen investor berpotensi memengaruhi arus modal ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.
"Alhasil, kondisi tersebut membuat investor cenderung lebih selektif dan berhati-hati dalam menempatkan dana," ujarnya kepada Kontan, Senin (3/8/2026).
Baca Juga: AAUI: Penggunaan AI Dapat Membantu Mengelola Klaim Kesehatan di Industri Asuransi
Seiring kondisi tersebut, Bayu menerangkan investor saat ini tidak lagi hanya melihat pertumbuhan pengguna atau besarnya valuasi, tetapi makin memperhatikan kualitas pendapatan, efisiensi penggunaan modal, unit economics, tata kelola, jalur menuju profitabilitas, dan kemampuan perusahaan menciptakan nilai jangka panjang.
Meski demikian, Bayu melihat peluang investasi tetap terbuka bagi start-up yang memiliki fundamental kuat, menyelesaikan permasalahan nyata, serta mampu menunjukkan product-market fit dan model bisnis yang berkelanjutan.
"Perusahaan dengan teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, kualitas layanan, dan daya saing industri akan tetap menarik bagi investor," tuturnya.
Menurut Bayu, beberapa sektor seperti healthcare, artificial intelligence, enterprise technology, climate technology, smart city, dan digital infrastructure diperkirakan masih memiliki daya tarik pada tahun ini.
Namun, dia bilang, pada akhirnya, keputusan investasi tidak hanya ditentukan oleh sektor, tetapi juga kualitas pendiri, diferensiasi produk, kemampuan eksekusi, dan kesiapan perusahaan untuk bertumbuh secara sehat.
Di tengah kondisi pendanaan yang lebih selektif, Bayu menilai modal ventura dengan skema VCC juga memiliki peran yangemakin relevan. Dia menyebut VCC tidak hanya menawarkan modal, tetapi juga dapat memberikan akses terhadap ekosistem, pelanggan, aset, jaringan distribusi, dan peluang implementasi yang dapat membantu start-up mempercepat pertumbuhan bisnis.
Baca Juga: Bank Mandiri Salurkan Kredit Investasi Rp 74 Miliar kepada Cipta Sarana Medika
Sementara itu, Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) optimistis ruang pertumbuhan bagi industri modal ventura tetap ada ke depannya.
"Meski kini paradigmanya bergeser pada prinsip kehati-hatian dan kualitas portofolio yang memiliki jalur profitabilitas jelas," ujar Kepala Bidang Media & Hubungan Masyarakat Amvesindo Novrizal Pratama kepada Kontan.
Meski demikian, Novrizal mengatakan industri perlu mewaspadai tantangan yang bisa memengaruhi kinerja modal ventura hingga akhir tahun ini. Dia bilang tantangan terbesar yang harus diantisipasi adalah kerentanan operasional akibat rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) yang berada di level kritis 97,63%.
"Hal itu menandakan sangat tipisnya margin keuntungan industri," ungkapnya.
Novrizal menyampaikan, tingginya beban operasional industri merupakan imbas langsung dari karakteristik bisnis modal ventura berbasis penyertaan modal atau VCC, yang mana pendapatan perusahaan tidak diterima secara rutin setiap bulan, tetapi sangat bergantung pada realisasi investasi dan kinerja Pasangan Usaha.
Dengan demikian, fokus utama industri saat ini adalah melakukan efisiensi internal sembari mendampingi portofolio secara komprehensif.
Sebagai informasi, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, nilai pembiayaan modal ventura tumbuh tipis sebesar 0,09% secara Year on Year (YoY), dengan nilai mencapai Rp 16,36 triliun per Mei 2026. Adapun nilai aset industri modal ventura per Mei 2026 sebesar Rp 27,49 triliun, atau tumbuh sebesar 1,74% secara YoY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
