kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

MTF tunda offshore loan dan rilis obligasi jika..


Senin, 23 Januari 2017 / 06:00 WIB


Reporter: Dina Farisah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Perusahaan pembiayaan cermat menghitung biaya dana dalam memilih portofolio sumber pendanaan. Dalam rangka mengantisipasi kenaikan suku bunga The Fed, PT Mandiri Tunas Finance menahan sumber pendanaan dari offshore.

Ignatius Susatyo Wijoyo, Presiden Direktur PT Mandiri Tunas Finance (MTF) mengatakan, kenaikan suku bunga The Fed dapat mempengaruhi portofolio sumber pendanaan perusahaan. Sejak tahun lalu, pihaknya telah melakukan penjajakan dengan sekitar 10 perbankan asing terkait kemungkinan melakukan pinjaman sindikasi (offshore).

Namun opsi ini akan ditinggalkan apabila The Fed menaikkan suku bunga. Sebab bila suku bunga naik maka biaya hedging akan lebih mahal. Oleh sebab itu, pinjaman dalam negeri (onshore) lebih menarik dari segi biaya dana (cost of fund).

"Antisipasi lain dari MTF yaitu mengerem penerbitan obligasi. Kami akan melihat perkembangan suku bunga terlebih dulu," ungkap Susatyo kepada KONTAN, Jumat (20/1) lalu.

Apabila The Fed merealisasikan wacananya menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali pada tahun ini, lanjut Susatyo, maka opsi pendanaan yang bersumber dari obligasi menjadi tidak menarik.

Di kala tren suku bunga tinggi, investor cenderung menarik diri dari investasi jangka menengah seperti obligasi. Hal ini lantaran kupon obligasi yang dipatok tetap (fixed rate) selama tiga tahun mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×