kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Muamalat belum berencana naik kelas menjadi BUKU 3


Kamis, 17 September 2015 / 20:24 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Keinginan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong Bank Muamalat naik kelas dari Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) 2 menjadi BUKU 3 pada tahun ini sepertinya belum akan terlaksana.

Berdasarkan pengakuan Direktur Bank Muamalat, Endy Abdurrahman, Muamalat belum berencana naik menjadi BUKU 3 di tahun ini ataupun di tahun depan.

Meskipun suntikan dari pemegang saham mayoritas yaitu Islamic Development Bank (IDB) menurut Endy pada tahun ini juga diperkirakan belum akan terlaksana.

“Kalau mau jujur, sekarang enggak ada untungnya naik menjadi BUKU 3,” ujar Endy, Kamis (17/9). Tahun ini, perseroan mengaku masih fokus memperkuat kinerja perusahaan.

Seperti diketahui, pada semester I-2015, tercatat kinerja Muamalat masih kurang optimal. Hal ini bisa dilihat dari laba bersih perusahaan yang turun 50,47% menjadi Rp 106 miliar. Turunnya laba bersih ini disebabkan karena pendapatan setelah distribusi bagi hasil turun 10,81% menjadi Rp 1,1 triliun. Selain itu, beban operasional juga naik 1,36% menjadi Rp 967 miliar.

Namun Endy menjelaskan, secara umum, pemegang saham setuju untuk menambah modal. Namun mereka menilai saat ini masih belum perlu dilakukan, karena kondisi perseroan masih dalam kondisi baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×