kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.580   27,00   0,15%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

OCBC NISP cermati NPL kredit real estate


Selasa, 02 Januari 2018 / 16:35 WIB


Reporter: Yoliawan H | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa perbankan lebih berhati-hati untuk menyalurkan kredit di sektor properti khususnya kredit real estate. Pun, Bank Indonesia (BI) mencatat kredit sektor real estate mengalami perlambatan di bulan November 2017 sebesar 8,7% year on year (yoy), lebih rendah dari Oktober sebesar 9,5% yoy.

Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC NISP) mengatakan, kredit sektor properti memang salah satu sektor yang harus dicermati karena non-performing loan (NPL) yang lumayan tinggi. Kendati demikian, NPL OCBC NISP di sektor ini terbilang aman di bawah 2%, itu karena pihaknya berhati-hati dalam setiap penyaluran kredit.

“Akhir tahun memang permintaan kredit sektor ini sedang menurun ditambah lagi kondisi NPL agak tinggi dan berisiko,” ujar Parwati saat ditemui di Jakarta, Selasa (2/1).

Parwati menjelaskan, outstanding kredit properti real estate OCBC NISP terbilang kecil yaitu di bawah 10% dari total kredit pada tahun 2017 dan tahun 2018 ini pihaknya masih akan menjaga di kisaran 10%.

Berdasarkan laporan keuangan per November 2017, OCBC NISP telah menyalurkan kredit hingga Rp 102,27 triliun, tumbuh 15,12% yoy dari tahun sebelumnya sebesar Rp 88,84 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×