kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

OCBC NISP cermati NPL kredit real estate


Selasa, 02 Januari 2018 / 16:35 WIB


Reporter: Yoliawan H | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa perbankan lebih berhati-hati untuk menyalurkan kredit di sektor properti khususnya kredit real estate. Pun, Bank Indonesia (BI) mencatat kredit sektor real estate mengalami perlambatan di bulan November 2017 sebesar 8,7% year on year (yoy), lebih rendah dari Oktober sebesar 9,5% yoy.

Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC NISP) mengatakan, kredit sektor properti memang salah satu sektor yang harus dicermati karena non-performing loan (NPL) yang lumayan tinggi. Kendati demikian, NPL OCBC NISP di sektor ini terbilang aman di bawah 2%, itu karena pihaknya berhati-hati dalam setiap penyaluran kredit.

“Akhir tahun memang permintaan kredit sektor ini sedang menurun ditambah lagi kondisi NPL agak tinggi dan berisiko,” ujar Parwati saat ditemui di Jakarta, Selasa (2/1).

Parwati menjelaskan, outstanding kredit properti real estate OCBC NISP terbilang kecil yaitu di bawah 10% dari total kredit pada tahun 2017 dan tahun 2018 ini pihaknya masih akan menjaga di kisaran 10%.

Berdasarkan laporan keuangan per November 2017, OCBC NISP telah menyalurkan kredit hingga Rp 102,27 triliun, tumbuh 15,12% yoy dari tahun sebelumnya sebesar Rp 88,84 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×